Agung-Markarius Punya Potensi Besar Menang Pilkada Pekanbaru 2024, Begini Analisa Pengamat Politik Dia Meirina Suri

datariau.com
981 view
Agung-Markarius Punya Potensi Besar Menang Pilkada Pekanbaru 2024, Begini Analisa Pengamat Politik Dia Meirina Suri

PEKANBARU, datariau.com - Jelang Pilkada Serentak yang akan digelar pada November 2024, Kota Pekanbaru mulai disibukkan dengan munculnya sejumlah bakal calon walikota.

Hingga saat ini, baru satu pasangan calon yang dipastikan akan bertarung dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru.

Pasangan ini diusung oleh 2 partai besar yaitu Demokrat (8 kursi) dan PKS (8 kursi).

Dua partai ini kompak mengusung Ketua DPD Demokrat Riau Agung Nugroho dan Markarius Anwar Bendahara DPW PKS Riau sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru.

Berdasarkan beberapa lembaga survey lokal dan nasional, pasangan ini menempatkan nama mereka meninggalkan nama-nama pesaing lainnya.

Mulai dari LSI, LSI Deny JA, RRC, hingga terbaru Poll Matrix nama Agung selalu masuk tiga besar, bahkan unggul dari kandidat lain. Dimulai sejak pasca pemilu lalu hingga survei baru-baru ini nama Agung tak tergoyahkan.

Agung selalu berada dalam elektabilitas tertinggi maupun banyak disukai dibanding calon - calon lain. Nama Agung Nugroho juga tak pernah terlempar dari tiga besar.

Menurut pengamat politik, Dia Meirina Suri, ada potensi besar bagi pasangan Agung dan Markarius untuk meraih kemenangan berdasarkan hasil survei yang berpengaruh.

"Ada dua kemungkinan mereka (Agung-Markarius) bisa unggul, yang pertama survey dilakukan tidak merata dan kedua memang betul masyarakat Pekanbaru menginginkan mereka menjadi walikota dan wakil walikota," ucapnya, Kamis (25/7/2024).

Namun, Dia Meirina Suri juga menekankan pentingnya kehati-hatian dan tidak terlena dalam menginterpretasi hasil survei.

"Dalam hasil survei, peluang mereka unggul tergantung dari metode dan cakupan survei. Namun, perlu diingat bahwa hasil survei tidak selalu merata dalam distribusinya," ujar Dia Meirina Suri.

Akademisi Universitas Islam Riau (UIR) ini juga menyarankan agar partai politik dan kandidat tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya calon lain yang dapat mengubah dinamika persaingan.

"Lembaga survei memberikan indikasi awal, tetapi bukan patokan mutlak. Persiapan yang matang dan adaptasi terhadap dinamika politik yang berkembang sangat diperlukan," tambahnya.

Dengan demikian, persaingan dalam Pilkada Pekanbaru 2024 diprediksi akan semakin menarik dan membutuhkan strategi yang matang dari semua pihak yang terlibat. Langkah-langkah strategis dan responsif terhadap perubahan politik lokal akan menjadi kunci kesuksesan dalam kontes pemilihan mendatang. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)