DATARIAU.COM - Laga amal peduli Lombok dan Palu diselenggarakan di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Minggu (21/10/18) Sore. Timnas Indonesia All Star menghadapi PSPS All Star. Acara ini tidak dipungut biaya hanya saja penonton yang hadir hanya meninggalkan infak dan sedekah secara sukarela pada kotak yang ada nantinya di pintu masuk.
Meskipun acara ini gratis, diyakini animo penonton akan membludak dan kapasitas Stadion Utama yang mencapai 45.000 kursi akan terisi penuh. Apalagi pemain yang hadir berlabel Timnas seperti Bambang Pamungkas, Firman Utina dan Bima Sakti.
Untuk antisipasi ramainya penonton yang hadir Polresta Pekanbaru siap mengamankan acara tersebut.
Edward Riansyah SE MM selaku ketua panitia menyampaikan bahwa tujuan utama acara ini yaitu menjalin silaturahmi sesama insan sepakbola serta untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah.
"Tujuan acara ini untuk menjalin silaturahmi sesama insan sepakbola menjadikan sepakbola sebagai alat pemersatu bangsa dan tidak lupa juga digunakan untuk membantu saudara - saudara kita yang terkena musibah," Jelasnya.
Edward mengungkapkan laga ini bukan hanya untuk laga amal semata melainkan demi membangkitkan gairah sepakbola di Riau yang sedang mati suri.
"Laga ini bukan hanya sekedar acara amal, tetapi laga ini juga digunakan untuk membangkitkan gairah sepakbola di Riau yang sedang mati suri," Tambahnya.
Lanjut dia awalnya kita rapat untuk laga amal peduli gempa Lombok namun selang beberapa waktu terjadi pula gempa di Palu, Sulawesi Tengah.
"Awalnya kita rapat ingin mengadakan laga amal sepakbola untuk gempa Lombok, setelah rapat selesai dua hari berikutnya terjadi pula gempa di Palu hingga hasil rapat nya kita gandeng menjadi laga amal peduli lombok dan palu," ungkapnya.
Edward menambahkan Pada hari Minggu juga akan diadakan lelang Jersey dan festival sepak bola untuk anak-anak usia dini.
"Festival sendiri nanti nya akan menghadirkan anak usia sembilan hingga sepuluh tahun dengan 24 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Pekanbaru, untuk lelang jersey sendiri akan dilakukan selepas break babak pertama ada waktu 15 sampai 20 menit," ujarnya.
Sebagai informasi laga ini tidak dipungut biaya, namun untuk VVIP kita ada 120 kursi yang tersedia kita akan beri undangan tapi dengan catatan mereka memberikan donasi minimal 1 juta rupiah baik tamu maupun sponsor.