Tiga Jagoan Bertarung di Pilkades Negeri Sakti

datariau.com
839 view
Tiga Jagoan Bertarung di Pilkades Negeri Sakti
DATARIAU.COM - Pesta demokrasi kembali digelar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan. Kali ini di ajang pemilihan kepala desa.

Pemilihan Kepala Desa serentak yang dilakukan pemerintahan Kabupaten OKI ditahun 2019. Desa Negeri Sakti yang terletak di pelosok kabupaten juga turut melaksanakannya.

Di tahun ini tiga jagoan atau putra putri terbaik Desa Negeri Sakti ikut memereiahkan pesta demokrasi tahun. Ketiganya yakti Dewi Deprilia, Ahmad Junaedi dan Nur Hidayatun. Ketiganya merupakan warga asli Desa Negeri Sakti Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI.

Setelah melakukan berbagai tahapan dari pengumpulan berkas persyaratan sampai pada tes atau ujian bakal calon kepala desa yang dilakukan panitia kabupaten, ketiganya dinyatakan sah sebagai calon Kepala Desa dan berhak dipilih masyarakat Desa Negeri Sakti.

Dewi Deprilia yang sebelum sempat mencalonkan diri di pemilihan Kepala Desa di tahun sebelumnya namun belum mendapatkan kepaercayaan dari masyarakat, kali ini kembali mencalonkan diri.

Dengan berbagai persiapan yang matang Dewi yakin dapat meyakinkan masyarakat Desa Negeri Sakti dan diberikan kepercayaan untuk memimpin di enam tahun kedepan di tahun ini.

"Tujuan saya hanya ingin membuat desa yang saya cintai ini menjadi lebih baik," kata Dewi saat penyampaian visi dan misi calon kepala desa.

Dilanjutkannya, jika visi dan misi yang dipaparkan merupakan tujuan dan caranya membuat Desa Negeri Sakti menjadi lebih baik.

"Menghidupkan kantor desa melalui pelayanan secara maksimal itu salah satu tujuan saya," ujar Dewi yang mendapat nomor urut calon 1.

Tidak kalah berpengalaman, Junedi mantan Sekertaris Desa Negeri Sakti yang saat ini bekerja di Kantor Camat Air Sugihan siap bersaing dengan dua calon lainnya.

Dengan pengalaman memimpin dan melayani masyarakat, Junedi berharap diberi amanah oleh masyarakat Desa Negeri Sakti dalam pemilihan kali ini hingga kembali bisa melayani masyarakat di kantor Desa Negeri Sakti.

"Perbaikan transportasi hingga system irigasi salah satu program kerja saya dengan itu saya yakin ekonomi masyarakat desa negeri sakti bisa lebih baik," kata Junedi dalam pemaparan visi misi.

"Yang jelas kita semua harus bekerjasama untuk itu, jika tidak ada kerjasama antara pemerintahan desa dan mayarakat mustahil gemah ripah lohjinawi bisa terwujut," kata Junedi yang mendapat nomor urut 2.

Sementara itu calon nomor urut 3 Nur Hidayatun yang merupakan tokoh masyarakat Desa Negeri Sakti juga tidak biasa dianggap remeh. Dengan pengalamannya sebagai takmir masjid di sekitar tempat tinggalnya, Nur memiliki keyakinan kuat dapat memimpin Desa Negeri Sakti menjadi lebih baik.

"Di mayarakat itu ibarat tiga jari yakni jari kelingking, telunjuk dan ibu jari atau jempol," kata Nur di podium visi misi.

Dijelaskanya, jika kelingking merupakan masyarakat biasa, telunjuk pemerintahan desa sementara ibu jari penasehat atau sesepuh desa. Semuanya harus bekerjasama, masyarakat mengawasi, sesepuh memberikan nasehat pada pemerintahan desa, sementara pemerintahan desa atau kepala desa harus bekerja sesuai keingginan masyarakat dan nasehat sesepuh.

Sementara itu Kepala Desa Negeri, Suyoto SE mengharapkan dalam kompetisi ini tidak ada yang saling menjatuhkan calon satu dengan calon lainnya.

"Saya berharap pemilihan kepala desa ini bisa berjalan dengan damai tanpa ada keributaan, mari kita ciptakan suasana yang kondusif di masyarakat," imbaunya.

Teguh Prayitno selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Negeri Sakti mengatakan, tahapan demi tahapan sudah dilakukan hingga saat ini sampai pada paparan visi dan misi calon.

"Sudah kita dengarkan bersama jika visi dan misi semuanya bertujuan demi terwujudnya Desa Negeri Sakti ini menjadi lebih baik. Semuanya memiliki tujuan baik, tinggal nantinya calon yang terpilih mengupayakan apa yang telah disampaikan bisa dilaksanakan dengan baik," ujarnya.

Sementara itu saat ditanya mengenai jumlah mata pilih yang akan diperebutkan calon teguh mengatakan, mata pilih saat ini masih dalam bentuk mata pilih sementara atau DPS.



"Saat ini sudah kita tetapkan DPS dengan jumlah 1.183, sementara untuk DPT akan kita tetapkan di akhir bulan ini, tidak menutup kemungkinan mata pilih akan bertambah dari DPS yang sudah kita tentukan saat ini," tutupnya. (rls)
Tag:Pilkades
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)