Terbukti Limbah Cemari Sungai, Hingga Hari Ini PTPN V Lubuk Dalam Belum Serahkan Kajian ke DLH

Hermansyah
657 view
Terbukti Limbah Cemari Sungai, Hingga Hari Ini PTPN V Lubuk Dalam Belum Serahkan Kajian ke DLH
Kabid P2KLH Kabupaten Siak Ardayani Ssi Msi.

SIAK, datariau.com - Limbah PTPN V Lubuk Dalam Kabupaten Siak, Riau beberapa bulan lalu diduga cemari sungai Puing, Desa Pangkal Pisang, Kecamatan Koto Gasib yang mengakibatkan ratusan ekor ikan mati.

Dimana kejadian itu menurut tokoh masyarakat Desa Pangkal Pisang Hendro Santrioko, Kamis (11/4/2019) lalu. Menurutnya, limbah PTPN V Lubuk Dalam saat itu sangat merusak lingkungan terutama aliran sungai Puing seperti yang dikatakan Hendro kepada wartawan kala itu.

Menindaklanjuti kejadian itu pada pemberitaan sebelumnya, saat ditemui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (P2KLH) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak Ardayani Ssi Msi mengatakan, saat ini PTPN V Lubuk Dalam tersebut tidak diperbolehkan untuk membuat line aplikasi.

"Untuk sanksi bagi perusahaan tidak boleh membuat line aplikasi lagi, sekarang masih dalam pengawasan dan menunggu kajian, terserahlah mau mereka (perusahaan) menyewa konsultan silahkan, untuk masa pengawasan itu selama 1 tahun," kata dia.

Sementara ini, kata Ardayani, pihak perusahaan pun belum menyerahkan kajian LA (line aplikasi) ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak.

"Sampai hari ini PTPN V Lubuk Dalam belum serahkan kajian LA mereka ke kita, dan belum sampai ke kita, kita masih berikan pembinaan. Kalau mereka punya keinginan untuk memperbaikinya," tukas dia.

Sedangkan untuk tindaklanjut dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, lanjut Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (P2KLH) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak itu, tetap akan diberikan sanksi, soalnya perusahaan ini selalu berganti-ganti managemen.

"Tetap ada tindakan dari kita (DLH), karena mereka ini selalu berganti-ganti pimpinan (managemen)," imbuhnya kepada awak media saat ditemui di kantornya, Senin (23/9/2019) siang.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi