Taman Layak Anak Tapi Kok Banyak PKL? Ini Kata Dinas PUPR Pekanbaru

datariau.com
936 view
Taman Layak Anak Tapi Kok Banyak PKL? Ini Kata Dinas PUPR Pekanbaru

PEKANBARU, datariau.com - Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengizinkan satupun Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di dalam areal Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Kami berharap para PKL harus sama-sama mengerti bahwa fungsi taman RTH bukan untuk berjualan (PKL,red). Dan kita tidak pernah mengizinkannya," tegas pria yang biasa dipanggil Edu, Ahad (13/10/2019).

Pihaknya hingga saat ini masih komitmen menjaga semua aset taman dari ulah tangan-tangan jahil yang ingin merusak fasilitas sosial di dalam RTH. 

Komitmen itu katanya, dibuktikan dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Pekanbaru.

"Kita harap semua stakeholder komit untuk tertib terhadap penggunaan RTH," pintanya.

Sebagaimana diketahui, RTH Kaca Mayang yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, mendapatkan sertifikat layak anak dari penilaian tim evaluasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dari 9 RTH di Kota Pekanbaru, 8 RTH belum dinyatakan layak anak. Hal itu dikarenakan tim verifikator mendapati banyak sampah yang berserakan di RTH. 

Pemko Pekanbaru hingga saat ini mulai berbenah dengan menertibkan PKL yang berjualan di areal RTH dan mengembalikan fungsi RTH seperti sedia kala. 

Dalam pembenahan tersebut, Edu mengatakan perlunya keseriusan. Sebab katanya, dalam menjaga aset taman tersebut, ada tanggung jawab yang besar yang harus dijaga bersama.

"Kritikan terhadap kami juga banyak. Baru 1 yang mendapatkan sertifikat layak anak. Bagaimana 8 lagi? Tentu mempertahankannya juga semua harus sama-sama berkomitmen. OPD lain harusnya juga sama-sama punya kesungguhan," pungkasnya. (wan)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)