TPA Gogok Bakal Dijadikan TPS Kecamatan Tebingtinggi Barat

Datariau.com
525 view
TPA Gogok Bakal Dijadikan TPS Kecamatan Tebingtinggi Barat
Foto: Rahmad santoso

MERANTI, datariau.com - Jika wacana Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Sesap terwujud, maka bekas TPA Desa Gogok bakal dijadikan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kecamatan Tebingtinggi Barat. Hal ini dilakukan agar disetiap kecamatan memiliki tempat khusus pembuangan, sehinga upaya pemusnahan sampah di daerah dapat dimaksimalkan.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Meranti, Husni Mubarak saat berbincang-bincang melalui telepon selulernya, Selasa (10/9/2019) kemarin. Menurutnya, sampah ibukota Kepulauan Meranti di pulau Tebingtinggi memang tidak dapat lagi terus ditumpukkan di TPA Desa Gogok.

Maka diupayakan pemindahan lahan untuk TPA baru yakni, di Desa Sesap. Wacana ini dilakukan mengingat sampah di TPA Desa Gogok sudah menggunung. Sehingga tidak efektif lagi untuk dilakukan pemusnahan, daripada menimbulkan persoalan terhadap dampak bagi lingkungan sekitar.

"Mungkin nanti dibangun untuk TPS Tebingtinggi Barat saja, sebab kita tidak ada TPS. Selain itu juga bisa dijadikan lahan perkebunan, atau wilayah perkantoran," kata Husni Mubarak.

Luas tanah TPA Desa Gogok, lanjut Husni Mubarak, lebih kurang sekitar 1,4 hektar. Sertifikat tanah tersebut masih dalam aset Pemerintah Kabupaten Bengkalis, sebelum pemekaran menjadi Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Dalam surat, luasnya dituliskan 2 hektar. Tapi setelah diukur kembali ternyata hanya 1,4 hektar. Karena itu aset Bengkalis, masalah dokumen atau surat-menyuratnya  secara lengkap kita tidak tahu entah kemana," ungkap dia.

Sementara Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi meminta pihak Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan meranti untuk mencari formulasi mengatasi soal sampah di TPA Desa Gogok . Bagaimana cara mengurai sampah dengan upaya-upaya yang efisien, sehingga sampah tersebut bisa menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomis.

"Nanti kalau bisa yang TPA Desa Gogok itu dicarikan formulasi bagaimana agar sampah itu tidak terlampau menggunung. Tentu ada kajian-kajian singkat atau tertentu untuk mengatasinya," ujar Dedi Putra. (mad)

Penulis
: Rahmad santoso
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)