Sekda Bengkalis 'Risau' dan Ingatkan Kepala PD Lunasi Pajak Kendaraan Dinas

Ruslan
612 view
Sekda Bengkalis 'Risau' dan Ingatkan Kepala PD Lunasi Pajak Kendaraan Dinas
Gambar: riauterkini
Sejumlah dinas di Bengkalis justru tak taat membayar pajak. Tunggakan tersebut membuat Sekda risau.

BENGKALIS, datariau.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkalis H Bustami, HY mengakui kerisauannya terkait banyak kendaraan dinas, baik roda empat maupun roda dua yang masih diopersionalkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menunggak pajak. Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar pengguna kendaraan-kendaraan dinas itu membayar pajak secara teratur. 

"Kita memang risau melihat kendaraan plat merah Pemkab Bengkalis, bahwa setelah dilaporkan ternyata tidak sedikit yang menunggak pajak dengan berbagai macam alasan. Kalau di ibu kota tidak begitu banyak, tetapi juga ada di desa-desa," ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (28/8/18). 

Lanjut Bustami, kemudian ada juga kendaraan dinas yang pengadaannya tidak dari dana Pemkab Bengkalis, seperti BOS, sehingga perlu pendataan kembali. 

"Kemudian ada kendaraan dinas milik instansi vertikal, sepengetahuan 'awam' ini plat merah adalah dikelola Pemda juga. Jadi, kendaraan dinas-dinas itu akan diidentifikasi, dipisah-pisahkan, atau diklasifikasikan," ujar ASN yang sempat menjabat Pelaksana Tugas (Plt) BPKAD Bengkalis ini lagi. 

Sedangkan untuk kendaraan dinas roda empat, baik kendaraan operasional maupun kendaraan dinas pribadi pimpinan perangkat daerah, menyebutkan bahwa membayar pajak kendaraan itu adalah kewajiban organisasi yang bersangkutan.  

"Untuk itu kita berharap OPD membayarkan pajaknya. Lalu, untuk kendaraan dinas roda dua, pemerintah tidak menganggarkan biaya pajaknya. Kita mengimbau kepada pengguna kendaraan dinas roda dua ini untuk membayarkan pajaknya. Kendaraan dinas roda dua ini jumlahnya juga tidak sedikit, baik yang digunakan oleh guru-guru dan lain sebagainya," paparnya. 

Terkait dengan jumlah sebenarnya kendaraan dinas menunggak pajak, Sekda Bustami belum menyebutkan secara rinci karena masih dalam proses pendataan. Dan Pemkab Bengkalis akan bekerja sama dengan Samsat untuk mempercepat serta memperoleh solusi yang tepat mengatasi permasalahan ini. 

"Contohnya, setelah diselidiki untuk kendaraan yang di Pulau Rupat, lebih banyak ongkos pergi dari pada untuk membayar pajaknya, oleh karena itu kita juga berharap kepada Samsat untuk mempermudah persyaratan. Dan kita akan mencarikan solusinya bersama-sama," imbuhnya.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)