Rawan Kejahatan, Malam Hari Portal Jalan Lintas Pekanbaru Perawang Via PT SIR Tutup

Hermansyah
3.644 view
Rawan Kejahatan, Malam Hari Portal Jalan Lintas Pekanbaru Perawang Via PT SIR Tutup
Portal Jalan Lintas Perawang Pekanbaru via PT SIR Sei Lukut.

SIAK, datariau.com - Jalan lintas Pekanbaru Perawang via PT Surya Intisari Raya (SIR) Sei Lukut melintasi Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Pesisir tutup pukul 20.00 WIB.

Tutupnya portal jalan tembusan tersebut dilakukan semenjak dulu dan sebelum jalan baru ini diresmikan dari jalur yang lama. Selain itu, jika malam Jalan PT SIR tersebut juga rawan akan kejahatan.

Perihal persoalan tersebut pengguna jalan merasa peraturan buka tutupnya portal menganggu aktifitas atau lalu lintas pengguna jalan tembusan itu. "Jalan lintas PT SIR  dari Jalan Pemda (Meredan -Perawang) sekarang sudah ditutup dari pukul 20.00 WIB-Pukul 06.00 WIB. Sudah ditutup sejak hari Rabu malam Kamis," ungkap pengguna jalan yang enggan namanya disebutkan kepada datariau.com, Senin (4/2/2019).

Lanjutnya, ia meminta bantuan agar kebijakan perusahaan ini dapat dibatalkan karena merugikan masyarakat setempat maupun bagi pengguna jalan yang sering menggunakan akses jalan menuju Pekanbaru via PT SIR Sei Lukut tersebut.

"Mohon bantuan agar kebijakan perusahaan ini dapat dibatalkan karena sangat merugikan masyarakat setempat," pintanya.

Menindaklanjuti perihal tersebut datariau.com mencoba untuk menghubungi pihak perusahaan melalui Humas PT SIR Sei Lukut Thomas, Selasa (5/2/2019). Thomas menjelaskan, bahwa portal itu ditutup sesuai dengan peraturan perusahaan sejak dulunya.

"Memang portal untuk jalan PT SIR Pekanbaru Perawang tutup pukul 20.00 WIB dan itu peraturan sejak dulu ," kata mantan Humas PT SIR Sei Lukut Thomas kepada datariau.com, Selasa (5/2/2019).

Thomas menyebutkan, bahwa perusahaan memiliki ketentuan sebaliknya, maka dapat dibebaskan jika sifatnya darurat baik dari Pekanbaru maupun sebaliknya. perusahaan membatasi sebab sering terjadinya kejahatan seperti begal, intinya perusahaan juga tidak kaku dengan hal ini.

"Cuma kita ada ketentuan sebaliknya kita bebaskan kalau memang darurat sifatnya urgent, baik dari Pekanbaru maupun Perawang, kita juga tidak kakulah, kenapa kita batasi sebab kalau malam pun rawankan sedangkan siang pun terkadang terjadi begal," ungkap Thomas.

Sementara itu, Thomas mengatakan bahwa ia pun telah pindah tugas ke Kampar sejak Januari 2019 lalu dan sementara ini Humas PT SIR Sei Lukut yang baru itu Azmar Harun belum dapat dihubungi menindaklanjuti persoalan ini.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)