Pusdiklat Lapin Jakarta Gandeng PRODes.id Laksanakan Bimtek Aparatur Desa Se-Kabupaten Bengkalis

datariau.com
1.118 view
Pusdiklat Lapin Jakarta Gandeng PRODes.id Laksanakan Bimtek Aparatur Desa Se-Kabupaten Bengkalis

PEKANBARU, datariau.com - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menunjuk Pusat Pendidikan dan Pelatihan Legislatif dan Aparatur Pemerintahan Indonesia untuk menggelar Bimbingan Teknis Aparatur Desa dan Bumdes se-Kabupaten Bengkalis gelombang pertama.

Bimbingan Teknis ini diberi Tema "Sistem Pengelolaan Keuangan dan Menggali Potensi Desa Dalam Rangka Pengembangan Badan Usaha Milik Desa Untuk Mewujudkan Desa Maju, Mandiri dan Sejahtera". 

Acara digelar di Hotel Rauda Pekanbaru, diikuti oleh 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan, Rabu-Kamis (11-12/9/2019).

Diawali dengan pemaparan pada sesi pertama yang menghadirkan narasumber dari Kementerian dalam Negeri yaitu Sulistyo Agung Prabowo. 

Pria yang akrab dipanggil Agung itu memaparkan tentang segala aturan yang harus menjadi regulasi dari pihak desa dalam menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) sehingga nantinya Pemerintah Desa tidak ada salah dalam mengelola dana milyaran rupiah tersebut.

"Diharapkan Pemerintah Desa agar lebih seksama dalam mengelola dana yang telah diperuntukkan oleh negara untuk digunakan sebaik mungkin dan harus berlandaskan Pemendagri 20/2018," terangnya. 

Pada sesi kedua setelah istirahat siang, para peserta Bimtek disuguhkan pengetahuan tentang Pasar Rakyat Online Desa (PRODes.id) yang dipaparkan oleh Direktur Marketing PRODes.id.

Semua potensi desa yang ada di Kabupaten Bengkalis harus dipublikasikan, agar masyarakat yang berada di luar Bengkalis akan jadi tau tentang apa potensi desa-desa yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Demikian disampaikan Direktur Marketing PRODes.id Agus Sutawijaya dan Credit Marketing Officer (CMO) Mirdas Aditya kepada peserta Bimtek pada sesi kedua setelah istirahat siang.

"Kita sama-sama mengetahui bahwa desa-desa yang ada Kabupaten Bengkalis kaya akan berbagai potensi. Baik itu wisatanya, kulinernya, UMKM nya, Kriya dan banyak lagi. Oleh sebab itu, melalui PRODes.id semua hal tersebut akan di publikasi dan dipromosikan melalui startup berbasis marketplace," terang Agus yang akrab dipanggil Abang Tanjak. 

"Sebagai contoh, di Kabupaten Kampar ada sebuah desa namanya Desa Karya Indah, didesa tersebut saat ini hampir 10 hektar lahan diciptakan kebun produktif yang ditanami Kurma, aren dan pinang. Dan ini dikelola oleh PT. Kampoeng Aren Kurma Indonesia (KAKI)," bebernya. 

Pada sesi ketiga para peserta bimtek kembali mendapat pembekalan tentang pengelolaan Bumdes yang diisi oleh TA Madya Provinsi Riau P3MD Kementerian Desa PDTT RI Afifuddin ST.

Afif, begitu sapaan akrabnya menerangkan tentang regulasi lengkap pengelolaan Bumdes berdasarkan aturan yang telah di atur oleh Kementerian Desa. 

Pada kesempatan itu juga Hasan Ketua Bumdes Desa Teluk papal Kecamatan Bantan menyampaikan sambutan baik dan merasa Bimtek sangat memberikan manfaat bagi Pemerintahan Desa.

"Kami sudah lama menunggu bimtek seperti ini. karena kami belum paham betul aturan terkait Bumdes.Sampai hari ini kami belum paham bagaimana menggali potensi desa untuk mengembangkan Bumdes.Kami ini haus dengan Pendamping dalam mengelolah Bumdes. Butuh Suplemen dari Kabupaten, Provinsi dan dari pusat," pungkas Hasan. (red)

Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query