Pelaku Mengaku Sering Dimaki, Leher Nenek di Kuansing Digorok Hingga Tewas Mengenaskan

datariau.com
1.667 view
Pelaku Mengaku Sering Dimaki, Leher Nenek di Kuansing Digorok Hingga Tewas Mengenaskan
Foto: Riauterkini.com

TELUKKUANTAN, datariau.com - Yuniati (58) perempuan lebih setengah abad yang ditemukan warga bersimbah darah di saluran irigasi desa Talontam Benai Kecamatan Benai, dengan kondisi leher tergorok akhirnya terungkap dan dipastikan pihak kepolisian merupakan korban pembunuhan.

Pelaku pembunuhan Yuniati ini, diketahui adalah Agus Saputra (23) warga dusun Hulu desa Banjar Benai, Kecamatan Benai.

Lantas apa penyebab Agus ini tega menghabisi korban, melalui keterangan pelaku pada konferensi pers yang digelar Polres Kuansing, Rabu (2/1/2019) siang, motif pembunuhan yang dilakukan Agus ini lantaran sakit hati.

"Dari hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka Agus Saputra ini, ia sudah mengakui perbuatanya menghabisi korban Yuniati," ujar Kapolres AKBP Muhammad Mustofah SIk saat konferensi pers di Polres Kuansing.

Dijelaskan Kapolres, Agus tega menghabisi korban, karena dipicu sakit hati. Pasalnya pelaku dikatai dengan perkataan kotor bercarut dan dibilang gila saat bertemu di lokasi pembunuhan.

Kemudian, lanjut M Mustofah, karena pelaku tak terima dengan perkataan korban, ia langsung memukul korban dengan kepalan tangan kanan sebanyak satu kali dan mengenai pipi korban bagian kanan, lalu korban terjatuh.

"Pada saat korban terjatuh pelaku mengeluarkan pisau catter dari pinggangnya, lalu ia sayatkan ke leher korban sebanyak satu kali. Sedangkan korban tidak melakukan perlawanan. Selanjutnya, pelaku ini menyeret korban dengan cara memegang kedua kakinya ke dekat saluran irigasi, kemudian ia pulang ke rumah," jelas M Mustofah.

Terungkapnya pelaku pembunuhan diketahui adalah Agus, M Mustofah menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan keterangan saksi-saksi dan barang bukti, yang dilakukan di Mapolsek Benai, pada Ahad dan Senin (30-31/12/2018), pelakunya mengarah kepada Agus, karena pada saat kejadian pelaku berada di TKP.

Kemudian, berdasarkan keterangan tersebut, sore harinya sekitar pukul 17.30 WIB Tim Ops Satreskrim langsung bergerak melakukan penangkapan di desa Banjar Benai, ketika itu pelaku ini tengah berada di depan rumahnya. Lalu digiring ke Mapolres Kuansing.

Untuk diketahui, mayat Yuniati ditemukan masyarakat desa Talontam, Kecamatan Benai Kuansing, Sabtu lalu dengan kondisi leher tergorok di saluran irigasi.

Sebelumnya Yuniati pada pukul 05.30 WIB pergi dari rumah tak kunjung pulang, kepada anaknya, ia mengatakan hendak membuang hajad besar ke irigasi desa Talontam.

Khawatir atas keberadaanya, lalu anaknya bersama masyarakat melakukan pencarian, pada saat ditemukan, ia sudah tidak bernyawa, dengan sejumlah luka di beberapa bagian tubuh.

Karena cara meninggalnya ini tidak wajar, sehingga menimbulkan teka teki bagi pihak kepolisian. Lalu pihak berwajib mendalaminya. Hingga akhirnya berdasarkan informasi yang dikembangkan, pelaku pembunuhan Yuniati ini bisa ditangkap. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)