Mengali Sejarah Perintah Shalat, Jamaah Masjid Annur Pulau Baru Rohil Gelar Peringatan Isra Miraj

datariau.com
1.544 view
Mengali Sejarah Perintah Shalat, Jamaah Masjid Annur Pulau Baru Rohil Gelar Peringatan Isra Miraj
Foto: Samsul

BAGANSIAPIAPI, datariau.com - Jamaah masjid Annur Pulau Baru, Kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir, Kecamatan Bangko gelar peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad 1439 H/2018 M, Senin (16/4/2018).

 

Kegiatan yang dihadiri Penghulu Bagan Jawa Pesisir Taufik Basirun, Tokoh Masyarakat Taryono SE, Pengurus Masjid H Azwar M Si dan Seluruh Jamaah Masjid Annur berjalan dengan khidmat.

 

Tema yang diangkat dalam kegiatan Peringatan Isra Miraj kali ini "Dengan Semangat Peringatan Isra' Mi'raj 1439 H, Tingkatkan amal ibadah sholat dan menjadikan Masjid sebagai pusat ibadah dan sosial menuju masyarakat yang diberkahi Allah SWT”.

 

Acara tersebut, diawali dengan pembacaan Qalam Ilahi oleh Qoriah Nasional Ustazah Mardiana dan dilanjutkan dengan hikmah Isra Mi'raj yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Yusuf Siregar, SPil I dari Sumatera Utara.

 

Pengurus masjid Annur Pulau Baru, H Azwar MSi menjelaskan makna Isra Miraj sendiri adalah menjemput perintah lima waktu yang dilakukan Nabi Muhammad saat menghadap Allah.

 

"Sehingga diharapkan momentum ini adalah bagian dari introspeksi diri untuk lebih meningkatkan ketaqwaan dan ibadah kepada Allah," kata H Azwar MSi.

 

Azwar menambahkan, bahwa pelaksanaan Isra' Mi'raj 1439 H dimaksudkan untuk menjadi motivasi dalam meningkatkan semangat danspirit beragama, yang mencakup wawasan keilmuan, terutama para generasi penerus untuk menuju perubahan sikap dan perilaku.

 

"Perubahan itu mencerminkan bahwa kita, umat Akhirul zaman benar-benar sebagai pengikut yang setia pada ajaran Nabi Muhammad SAW," katanya.

 

Sementara itu hal senada juga disampaikan Penghulu Bagan Jawa Pesisir Taufik Basjirun dalam sambutannya menjelaskan apresiasinya atas penyelenggaraan peringatan Isra' Mi'raj yang disambut antusias masyarakat, kegiatan ini merupakan pelaksanaan hari besar keagamaan dan bentuk syiar agama.

 

"Tantangan bagi umat pada zaman sekarang berbeda dengan zaman Rasul. Di mana pada zaman jahiliah, yang paling sulit adalah meyakinkan sebagian umat untuk percaya dengan perjalanan isra mi'raj Rasul," katanya.

 

"Pada zaman sekarang, tantangannya adalah bagaimana memaksimalkan antusiasme masyarakat untuk memperingati Isra Mi'raj, dan dapat dimaknai dengan merefleksikan kembali akan adanya kejadian luar biasa yang dialami Baginda Nabi Muhammad SAW dalam menjemput Perintah Sholat 5 waktu sehari semalam," sebut Taufik Basirun.

 

Kemudian diakhir acara pihak Kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir, Kecamatan Bangko memberikan bantuan dana kegiatan dalam upaya menunjang kegiatan Hari Besar Islam peringatan Isra’ Mi’raj 1439/2018.

Penulis
: Samsul
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)