Ratusan Mahasiswa dari Berbagai Kampus Gelar Aksi di KPU Riau

Mahasiswa Minta KPU Klarifikasi Kematian Petugas KPPS

Abdul Kadir
938 view
Mahasiswa Minta KPU Klarifikasi Kematian Petugas KPPS
Foto: Abdul Kadir
Tampak Mahasiswa Melakukan Aksi Menuntut KPU Melakukan Klarifikasi Terkait Kematian Petugas KPPS.
PEKANBARU, datariau.com - Maulana Syaifurrasyid Wakil Gubernur Mahasiswa BEM Fakultas Hukum UIR meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memberikan klarifikasi terhadap kejanggalan yang terjadi saat pemilu 17 April 2019 lalu.


Hal itu disampaikan saat menggelar aksi dihadapan Kantor KPU Riau, Senin (20/5/2019). Tampak ratusan mahasiswa dari dari berbagai kampus di Riau menggelar aksi untuk menyampaikan petisi kepada KPU Riau. Namun saat mereka ingin masuk ke dalam kantor KPU kelompok mahasiswa itu dihadang pihak kepolisian hingga keributan pun tak adapat dielakkan. Awalnya sempat terjadi negosiasi antara mahasiswa dan petugas kepolisian, namun tidak menemukan titik temu.

Sempat Terjadi Ketegangan Antara Petugas dan Mahasiswa



Kondisi Saat Terjadi Bentrok Polisi dengan Mahasiswa 


Pasalnya, pihak kepolisian hanya memberikan izin kepada sepuluh orang mahasiswa saja untuk masuk. Sedangkan, sisanva sekitar sepuluhan orang lagi diminta untuk menunggu di luar. 


Tawaran dari petugas keamanan itu pun ditolak mahasiswa, karena mereka ingin seluruh massa yang hadir dalam aksi itu dapat masuk ke kantor KPU.


Lantaran tidak ada kesepakatan dari kedua belah pihak, suasana pun mulai memanas dan mengakibatkan bentrok. Hingga terjadilah aksi oknum

polisi memukul dan menendang beberapa mahasiswa pada saat itu.


Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga mendesak KPU untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) atas misteri kematian ratusan petugas KPPS pasca Pemilu serentak 2019. "KPU harus mengklarifikasi kepada publik terkait permasalahan yang terjadi selama Pemilu serentak 2019," papar Maulana.


Terkait aksi yang dilakukan, mahasiswa menurut 5 poin kepada KPU dan Pemprov Riau, sebagai berikut: 

Revisi sistem dan regulasi Pemilu serentak, jam kerja dan korelasi antara tugas KPPS dan insentif.


Selanjutnya, meminta KPU memperbaiki sistem open rekrutmen petugas KPPS yang harus sesuai dengan regulasi. Mendesak Pemerintah Provinsi Riau dan KPU untuk memberikan santunan moril dan materil kepada keluarga petugas KPPS yang meninggal.

Lalu, mendesak KPU untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) atas misteri kematian ratusan petugas KPPS nasca Pemilu serentak 2019.  "Jika tuntutan kami tidak diindahkan, maka kami akan kembali dengan jumlah yang lebih besar," tutupnya. (abd)


Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)