Kota Tua di Indonesia, Gagal Masuk Jadi Warisan Budaya UNESCO

Ruslan
898 view
Kota Tua di Indonesia, Gagal Masuk Jadi Warisan Budaya UNESCO

JAKARTA, datariau.com - Gerindra membantah pernyataan PDIP yang menyebut reklamasi tak mempunyai keterkaitan dengan penilaian Kota Tua yang gagal jadi warisan budaya UNESCO. Gerindra menegaskan penilaian itu merupakan wewenang UNESCO, bukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Begini ngomong nggak ada kaitan, jangan ngomong sama Gubernur, ngomong sama UNESCO. Itu yang nilai UNESCO, UNESCO yang nilai sehingga yang jadi salah satu penghambatnya itu (reklamasi)," kata Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, M Taufik, saat dihubungi Jumat (6/7/2018) malam.

Taufik menjelaskan Anies hanya menyampaikan penilaian UNESCO soal reklamasi yang menjadi salah satu faktor kegagalan Kota Tua menjadi warisan budaya. Jika ada yang tak setuju dengan penilaian itu, Taufik mempersilakannya untuk protes ke UNESCO.

"Itu UNESCO yang nilai bukan Gubernur, Gubernur hanya menyampaikan, kenapa ini nggak ada masuk karena salah satunya adanya reklamasi, kalau kita nggak setuju itu, protesnya sama UNESCO bukan sama Gubernur," ujarnya.

Sebelumnya, PDIP menyebut reklamasi tak mempengaruhi secara langsung terhadap penilaian Kota Tua yang tak masuk dalam daftar warisan budaya UNESCO. PDIP menilai Kota Tua tak masuk daftar tersebut karena inkonsistensi program Pemprov DKI.

"Secara langsung tidak berpengaruh, kenapa saya katakan tidak berpengaruh secara langsung karena sebetulnya Pemprov sekarang inkonsistensi terhadap program," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat dihubungi. 

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: detik.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)