Kepala Desa Terharu Diberi Bantuan Ambulan Pemkab Kampar, Terimakasih Almarhum Azis Zaenal

Admin
871 view
Kepala Desa Terharu Diberi Bantuan Ambulan Pemkab Kampar, Terimakasih Almarhum Azis Zaenal
Foto: Ist.
BANGKINANG KOTA, datariau.com - Rasa gembira dan haru atas diterimanya mobil ambulan oleh desa terlihat dari raut wajah mereka yang menerima, rasa syukur dan bahagia atas diberikannya mobil ambulan yang selama ini diidam-idamkan dan diperjuangkan oleh masyarakat tercapai sudah.

Hal tersebut terlihat saat diwanancarainya beberapa kepala desa saat penyerahan mobil ambulan desa oleh Plt Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH yang dipusatkan di Desa Kinantan Kecamatan Tapung pada Kamis (3/1/2019).

Seperti yang disampaikan oleh Muhammad Aqbal, Kepala Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu ia menyampaikan sangat senang hati, bantuan ambulan ini membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan transportasi kesehatan.



Aqbal mengucapkan terima kepada Pemkab Kampar atas bantuan ambulan yang menyentuh terhadap kebutuhan pokok masyarakat.

Begitu juga Kepala Desa Pongkai Kecamatan XIII Koto Kampar, Mustafa Kamal dalam pernyataannya mengatakan, masyarakat Pongkai mengucapakan terima kasih karena ini belum pernah menerima bantuan seperti ini, inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat. Desa Pongkai jauh dari pusat pelayanan kesehatan, dengan adanya ambulan maka sangat membantu masyarakat.



"Atas nama masyarakat Pongkai mengucapakan terimakasih atas bantuan yang sangat luar biasa ini, masyarakat akan mudah dalam berobat yang jaraknya cukup jauh," kata Mustafa Kamal.

Sementara itu, Kepala Desa Aur Kuning Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Damri dalam pernyataannya mengatakan, yang mendapatkan ambulan darat dan ambulan sungai (sampan) mengatakan ucapan terimakasih kepada Bupati Kampar Almarhum H Azis Zaenal dan Plt Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH yang telah mencetus pemberian ambulan desa, dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, sehingga dengan adanya ambulan dapat membantu dan meringankan beban biaya masyarakat dalam berobat yang selama ini sangat membebani masyarakat.



Apalagi bagi masyarakat desa Aur Kuning yang merupakan desa terisolir dan sungai merupakan satu-satunya alternatif transportasi melalui jalur sungai, dengan adanya ambulan air ini masyarakat sangat terbantu.

"Untuk ambulan sungai ini kami gratiskan, sementara untuk ambulan darat dikenakan biaya yang terjangkau dan seminim mungkin," kata Damri. (das)
Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com