Kasus Penghinaan di Medsos, Polda Riau Sudah Mintai Keterangan UAS

Ruslan
864 view
Kasus Penghinaan di Medsos, Polda Riau Sudah Mintai Keterangan UAS
Foto: Int
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau sudah mintai keterangan Ustad Abdul Somad terkait perkara penghinaan terhadap dirinya lewat media sosial oleh Jony Boyok. Pemeriksaan ini dilakukan di kediaman UAS.

PEKANBARU, datariau.com - Perkara penghinaan terhadap Ustad Abdul Somad melalui media sosial FB pada akun Jony Boyok terus ditindak lanjuti oleh Polda Riau. Dalam hal ini penyidik telah memintai keterangan kepada UAS di kediamannya Sabtu lalu. 

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Senin (10/09/18) saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan ini. 

"Sudah kita periksa hari Sabtu (08/09/18) kemarin di kediamannya," katanya. 

Sunarto menambahkan pemeriksaan ini sengaja dilakukan dikediaman ustad bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara dikarenakan kesibukan UAS yang tidak bisa ditinggal. 

"Beliau kan super sibuk jadi kita datangi kediaman beliau untuk mintai keterangan kasus penghinaan yang ditujukan padanya di medsos," terangnya. 

Meski begitu, Polda Riau rencananya akan kembali melakukan pemeriksaan ulang terhadap UAS untuk memperkuat bukti-bukti. 

"Kita akan lakukan pemeriksaan ulang, namun hingga hari ini belum ada jadwal pastinya," tutur Sunarto. 

Sementara itu, Zulkarnain Nurdin menyebutkan, UAS diberi sepuluh pertanyaan oleh penyidik. 

"Ada sekitar sepuluh pertanyaan," ucap ketua tim kuasa kuasa hukum UAS itu. 

Menurutnya, poin penting yang ditanyakan penyidik adalah apakah UAS tersinggung atas kelimat hinaan yang dilakukan Jony Boyok. 

"Beliau sampaikan merasa tersinggung karena tidak melakukan apapun tetapi dihina," ucap Zulkarnain. 

Sebelumnya, Jony Boyok diserahkan oleh Front Pembela Islam (FPI) kepada Polda Riau pada 5 September 2018 lalu. Dimana setelah diserahkan pagi harinya Zulkarnain Noerdin bersama kuasa hukum UAS lainnya melakukan pelaporan di Ditreskrimsus Polda Riau terkait perkara tersebut.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)