Kabut Asap Makin Parah, Edwar Sanger Berharap Allah Turunkan Hujan

Bambang
458 view
Kabut Asap Makin Parah, Edwar Sanger Berharap Allah  Turunkan Hujan
Datariau.com
Kabut asap yang terlihat di Jalan Gajah Mada Pekanbaru

PEKANBARU, datariau.com  -  

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di pulau Sumatera yang menghasilkan kabut asap semakin parah saja. Akibatnya, masyarakat di Riau khususnya Kota Pekanbaru merasakan dadanya sesak dan matanya perih.

Dari pantauan datariau.com, Senin (9/9/2019) pagi ini, kabut asap sangat luar biasa pekat dan memaksa matahari kehilangan sinarnya meski sudah menunjukkan pukul 10.30 WIB. "Kabut asap pagi ini sangat parah dibandingkan hari - hari sebelumnya," ujar Yanti, warga Jalan Bukit Barisan, Tenayan Raya.

Ketika dikonfirmasi soal ini kepada Wakil Komandan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Riau, Edwar Sanger  beberapa saat lalu, mengakui parahnya kabut asap hari ini. Edwar berharap hujan bisa segera turun untuk memadamkan karhutla serta menghilangkan kabut asap yang sudah hampir 8 bulan mendera masyarakat Riau. 

Menurut Edwar, kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru dan kota-kota lain di Riau, selain berasal dari kebakaran lahan dan hutan di Riau juga kiriman dari provinsi tetangga.

"Di Jambi tercatat 504 titik api dan Sumsel 332 titik api. Tentu ini berdampak bagi kita di hulunya. Apalagi saat ini angin bertiup dari Selatan ke Utara," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau tersebut.

Di Riau sendiri menurut Edwar, karhutla masih terus terjadi di kawasan Indragiri Hilir, Inhu, Pelalawan dan Bengkalis. Saat ini upaya pemadaman terus dilakukan. "Rekan - rekan satgas dari TNI/POLRI, BPBD dan Manggala Agni terus berupaya memadamkan api yang ada di Pelalawan, Inhu dan Inhil. Sebagian juga di Bengkalis," ujar Edwar.

Selain pemadaman, saat ini pihaknya terus mengupayakan hujan buatan. "Setiap hari kita upayakan jika ada titik - titik awan yang potensial untuk disemai. Pesawatnya standby di Lanud RSN Pekanbaru. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan," harap Edward. (bmb)

Penulis
: Bambang
Editor
: bambang
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)