Jumlah ODP di Siak Menurun, Pasien PDP Tinggal 1 Orang, Pemkab Siak Imbau Masyarakat Tekan Covid-19

Datariau.com
729 view
Jumlah ODP di Siak Menurun, Pasien PDP Tinggal 1 Orang, Pemkab Siak Imbau Masyarakat Tekan Covid-19
Asisten Permenkesra Kabupaten Siak Budhi L Yuwono.

SIAK, datariau.com - Gugus Tugas Kabupaten Siak meggelar Konferensi Pers terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Siak yang diadakan di mess Pemda Siak Sri Indrapura pada Rabu (6/5/2020) kemaren. 


Giat itu dipimpin langsung oleh Kepala Sekretariat Gugus Tugas yang dijabat oleh Asisten Pemkesra Budhi L Yuwono dan didampingi anggota gugus tugas terkait yang diantaranya Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dan Kesbangpol Kabupaten Siak.


Dalam kesempatan itu Budhi menjelaskan data kasus Covid-19 di Kabupaten Siak saat ini mengalami tren positif, dimana kurva kasus penanganan tercatat melandai terkait Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan  Pasien Dalam Pengawasan (PDP).


"Hingga hari ini jumlah kasus tercatat 3.612, terdiri dari jumlah ODP sebanyak 3.575 orang, Orang Tanpa Gejala 14 orang, PDP sebanyak 725 orang yang turun dari angka 819 dari sehari sebelumnya pada 5 Maret 2020, dan ODP yang telah selesai menjalani ODP berjumlah 2.836 orang, bertambah sekitar 90 orang yang selesai menjalani pemantauan dari data sehari sebelumnya," terang Budhi.


Terkait PDP, dikatakan Budhi L Yuwono yang menjelaskan terjadi penambahan kasus sebanyak 1 orang dari Kecamatan Tualang, sehingga data jumlah PDP sejak Maret 2020 hingga saat ini berjumlah 37 orang. 


"Pasien PDP di Tualang sebelumnya memang telah dirawat di RSUD Tengku Rafian, namun kondisi kesehatannya menurun dan memiliki ada gejala paru sehingga ditetapkan sebagai PDP dan harus menjalani protokol Covid-19. Selain itu telah diamil sampel swab dan saat ini yang bersangkutan tengah menunggu hasil uji laboratorium yang telah dikirim ke Provinsi," imbuhnya.


Sedangkan untuk PDP yang meninggal dunia, dikatakan Budhi lagi tidak terdapat penambahan, namun PDP yang telah sembuh bertambah 8 orang sehingga jumlah PDP yang telah sembuh seluruhnya berjumlah 29 orang. 


"Hingga hari ini, jumlah PDP yang dirawat baik di Siak maupun di Pekanbaru berjumlah 1 orang. Dan mudah mudahan kondisi ini terus membaik dan PDP yang tengah menjalani perawatan di RSUD Tengku Raifan segera membaik kondisinya," harapnya.


Untuk pasien terkonfirmasi positif dari Kandis juga telah sembuh dan kembali ke rumah. Atas nama Pemerintah Daerah, Budhi mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak atas perkembangan positif dari penanganan Covid-19 di Siak.


Khususnya kepada masyarakat dan media yang telah bergandengan tangan memutus penyebaran wabah pandemi global tersebut. "Namun demikian untuk menjaga kondisi agar tetap menunjukkan perkembangan yang baik, kami tetap menghimbau agar masyarakat tetap melaksanakan protokol Covid-19," jelasnya.


Selanjutnya tetap menggunakan masker, menghindari keramaian dan menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan menjaga kesehatan termasuk rajin berolahraga. Dan semoga virus Corona atau Covid-19 segera tuntas dari Negeri Istana.


Di akhir keterangannya, Budhi juga meluruskan pemberitaan pada beberapa media sebelumnya terkait penjelasan zonasi merah dan hijau dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Siak.


"Bersama ini kami luruskan, bahwa pemahaman atau protokol penanganan Covid-19 secara resmi tidak disebutkan terkait pemahaman zona baik merah kuning maupun hijau. Namun indikasi daripada penyebaran Covid ini dipahami sebagai wilayah transmisi lokal yang dianggap memiliki resiko tinggi terhadap penularan Covid-19," ujarnya.


Sehingga dapat digambarkan berwarna merah dan yang belum ada transmisi lokalnya digambarkan berwarna hijau. Namun demikian secara resmi dalam penanganan Covid-19 ini tidak disebutkan cluster cluster yang menyatakan zona merah, kuning dan hijau. 


Untuk itu Budhi berharap kepada para awak media untuk memaklumi dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait hal ini. Bahwa zonasi hijau yang disebutkan juga belum tentu menjadi jaminan suatu daerah bebas dari penyebaran Covid-19.


Dan apabila masyarakat tidak disiplin menjalankan protokol Covid-19 seperti untuk menghindari kerumunan, menjaga jarak, cuci tangan dan memakai masker. Artinya kata dia zonasi hijau di asumsikan sebagai wilayah yang belum terjadi transmisi local.


"Demikian pula zona merah, seandainya masyarakat disiplin InshaAllah juga akan tertangani dengan baik. Jadi, tolak ukurnya zonasi ini apakah telah terjadi transmisi lokal atau tidak," jelasnya.


Selain itu Budhi mengungkap bahwa bantuan dari sejumlah pihak terus mengalir misalnya, bantuan yang telah diserahkan oleh BOB PT BSP berupa 4.000 masker yang diserahkan pada Kamis (6/5/2020) kemaren. 


"Tentunya akan kita pergunakan dengan sebaik baiknya dalam penanganan Covid-19 ini," pungkasnya.(Eman)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)