Jika Lockdown, Segini Stok Pangan DK!

478 view
Jika Lockdown, Segini Stok Pangan DK!
Ilustrasi (Foto: Int)

DATARIAU.COM - Rencananya pada Senin (30/3) pemerintah sedang menyiapkan rencana penutupan akses keluar-masuk Jabodetabek khusus kendaraan pribadi. Rencana ini dikaitkan dengan wacana lockdown seiring merebaknya wabah virus corona atau covid-19 yang masif di DKI Jakarta dan sekitar.

Bila lockdown benar-benar terjadi, dengan asumsi distribusi pasokan pangan tak terganggu, sejauh mana kemampuan stok pangan di DKI Jakarta khususnya beras?

Bila melihat dari dari PT. Food Station Tjipinang Jaya, selaku pengelola pasar induk beras Cipinang yang jadi baromoter stok bera di DKI Jakarta, pada 2 Februari atau satu bulan sebelum kasus positif corona kali pertama di Indonesia, stok harian di pasar Induk Cipinang masih menyentuh 41 ribuan ton. Namun berselang beberapa hari setelah pengumuman kasus corona, pada 2 Maret 2020, stok beras harian hanya 31.611 ton, setelah itu dalam tren terus menurun.

Misalnya pada pekan kedua setelah kasus corona muncul, stok harian di pasar Induk Cipinang pada 15 Maret 2020 hanya 26.462 ton. Setelah itu trennya terus turun, sempat menyentuh angka 23.979 ton, paling terendah dalam 3 bulan terakhir.

Pada akhir Maret, tepatnya 29 Maret 2020, stok harian di Pasar Cipinang hanya sebanyak 26.827 ton.


Apakah stok ini aman?

Secara komulatif memang masih aman, dengan asumsi kebutuhan beras di DKI Jakarta per hari sebanyak 2.000 ton. Menurut catatan Kadin DKI Jakarta angka sekitar 1.895 ton, artinya dengan stok harian sampai akhir Maret sebesar 26.000 ton maka masih bisa hampir dua pekan, belum lagi ada tambahan stok setiap harinya yang masuk ke Pasar Cipinang. Selain itu, masih ada stok beras di ritel dan pedagang eceran masih tersedia dan gudang Perum Bulog.

Namun, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang pernah mengingatkan stok pangan di DKI Jakarta dan sekitarnya harus dipantau ketat. Ia bilang 98% kebutuhan pangan masyarakat Jakarta dipenuhi oleh wilayah luar, seperti Jawa Barat, Jawa Timur hingga luar pulau. Bila ada persoalan distribusi atau masalah di daerah pemasok maka akan berisiko pada pasokan ke DKI.

Berikut data kebutuhan pokok pangan per hari di Jakarta menurut Kadin DKI Jakarta:

Beras 1.895 Ton

Gula Pasir 188 Ton

Minyak Goreng 380 Ton

Telur Ayam 228 Ton

Daging Sapi/ Kerbau 165 Ton

Daging Ayam 1.000 Ton

Tepung 834 Ton

Bawang Merah 68 Ton

Bawang Putih 52 Ton

Cabai 243 Ton

Buah - Buahan 1.000

Ton Sayur - Mayur 1.177 Ton

Ikan 566 Ton(*)

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: https://www.cnbcindonesia.com/news/20200330104628-4-148382/bila-dki-lockdown-ternyata-segini-kemampuan-stok-pangannya
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)