Intensitas Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah Warga di Kandis Siak Terendam Air

Hermansyah
1.034 view
Intensitas Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah Warga di Kandis Siak Terendam Air
Pemukiman rumah warga dibeberapa titik di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak yang terendam banjir.

SIAK, datariau.com - Intensitas curah hujan adalah besarnya jumlah hujan yang turun dinyatakan dalam tinggi curah hujan atau volume hujan tiap satuan waktu. Besarnya intensitas hujan berbeda-beda, tergantung dari lamanya curah hujan dan frekuensi kejadiannya.

Akibat intensitas curah hujan tinggi disuatu daerah dalam beberapa hari belakangan ini, menyebabkan banyak rumah atau pemukiman warga khususnya di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak terendam air (banjir).

Penghulu Kampung Pencing Bekulo, Eka Indrawan Sinaga, menyebutkan, ada ratusan rumah warga yang turut terendam banjir di Dusun 1 dengan jumlah yang terendam air didaerah tersebut sebanyak 55 kepala keluarga dan Dusun 2 sebanyak 191 kepala keluarga.

"Setelah kami lihat bahwa hal ini juga disebabkan parit yang tersumbat oleh sampah, dan juga sistem pembuatan jembatan rumah masyarakat yang tidak sesuai dengan lebar parit, sehingga terjadi penyempitan yang mengakibatkan keluaran air tidak lancar dan sistem drainase yang belum memadai," ungkap Eka Indrawan.

Ia menjelaskan, sebelumnya telah memerintahkan Kepala Dusun, RT dan RK, untuk mendata warga yang terkena banjir dan menghimbau kepada Bidan Desa turun untuk memeriksa kesehatan Balita guna mengatasi wabah penyakit akibat dari dampak banjir tersebut.

"Pagi tadi kita sudah turun kelapangan untuk memantau langsung masyarakat yang terkena banjir, bersama pak Camat dan beberapa pihak perusahaan yang ada disini seperti PT Ivo Mas dan PT Arara Abadi. Alhamdulillah, pihak perusahan sudah siap untuk membantu kita, dengan menurunkan alat berat mereka ke lokasi banjir, dan pak Camat juga sudah koordinasi dengan Kadis PU Siak, agar disegerakan proyek normalisasi sungai itu, karena memang di tahun ini ada tahap anggaran dari APBD Siak untuk normalisasi sungai Bekalar," tuturnya.

Lanjut Eka Indrawan, dapat diperkirakan terjadinya banjir ini dikarenakan Sungai Mandau yang meluap, sehingga sungai-sungai yang ada di Hulu Sungai Mandau meluap, hingga terjadinya banjir. "Kita sudah wacanakan untuk pembuatan kanal baru untuk membagi air ini supaya tidak melimpahnya kepemukiman warga semua," terang Penghulu Kampung Pencing Bekulo kepada awak media, Rabu (24/10/2018).

Sementara itu menurut informasi dari warga setempat, banjir ini baru pertama kalinya terjadi di kampung ini, dan diperkirakan jika nanti turun hujan lagi maka banjir pun bisa semakin tinggi.

Penulis
: Pendi
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)