Harga Jual Kakau Cukup Tinggi di Kuansing, Namun Petani Tetap Kurang Berminat

Ruslan
1.687 view
Harga Jual Kakau Cukup Tinggi di Kuansing, Namun Petani Tetap Kurang Berminat
Foto: Int
Harga jual kakao sebenarnya cukup mahal, namun petani Kuansing tetap kurang tertarik untuk menanamnya.

TELUK KUANTAN, datariau.com - Dibandingkan komoditi lain, hasil pertanian kakau di Kuansing terbilang cukup mahal dan menjanjikan bagi petani. Untuk per kilonya harga kopi ini mencapai 25 ribu rupiah.

Hal ini, diakui pengusaha muda Kuansing, Hengky Prima Hidayat, kepada Riauterkini.com, Senin (24/9/2018) siang, di Telukkuantan.

"Untuk harga perkilonya, ke petani saya beli 25 ribu rupiah," ujar hengky.

Menurut Hengky, jika petani di Kuansing fokus membudidayakan komoditi ini, ia yakin petani bisa sejaterah.

Namun, menurutnya petani di Kuansing, rata-rata lebih memilih berkebun sawit dan karet.

Padahal, dibandingkan sawit dan karet, budidaya kakau, biaya pemeliharaannya jauh lebih ringan.

Tidak hanya itu, bahkan menurutnya dalam satu area, kakau ini bisa tumbuh berkembang.

"Artinya untuk satu tempat, bisa ditanami dua jenis tanaman berbeda. Ini tentunya menguntungkan, tanpa menghabiskan areal cukup luas," ungkapnya.

Rendahnya minat masyarakat bertani kakau, salah satu penyebabnya kata Hengky, kurangnya sosialisasi tentang keuntungan budidaya tanaman tersebut.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)