Gelar Syukuran di Kota Ringin Siak Atas Program TORA

Hermansyah
921 view
Gelar Syukuran di Kota Ringin Siak Atas Program TORA
Penanaman bibit buah buahan oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi hadiri syukuran Program Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) Tahun 2019 oleh masyarakat Kampung Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau, pada Senin (20/1/2020) kemaren, berlangsung di halaman kantor Kampung Koto Ringin.

Pemkab Siak mendukung juga memfasilitasi program TORA sebagai salah satu agenda pembangunan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat, dan bertujuan untuk melestarikan ekosistem gambut serta redistribusi lahan yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Lahan TORA yang ada di Kabupaten Siak ini, kata Alfedri, berasal dari pelepasan HGU PT Makarya Eka Guna (MEG) seluas 10 ribu haktare, dan sebanyak 4 ribu haktare diantaranya telah di sertifikatkan juga telah dibagikan kepada masyarakat oleh Presiden RI beberapa waktu lalu. 

"Mudah mudahan dengan bersyukur, nikmat kita akan bertambah, apapun usahanya, Allah SWT tetap akan meridhoinya. Akan tetapi, saya ingatkan bahwa dilahan PT MEG seluas empat ribu hektare i

akan menjadi objek program TORA, dan tidak boleh di isi dengan tanaman sawit maupun akasia," jelas Alfedri.

Pasalnya, kata Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, dari luas total 10.000 haktare program TORA, yang rata rata kondisi lahannya gambut dalam dan sisanya tidak sampai 15 persen, dan yang diantaranya hanya memiliki kedalaman dibawah 3 meter. 

Oleh karena itu, lanjut Alfedri, telah ada kajian mengenai TORA yang dilakukan Badan Restorasi Gambut (BRG), sejak awal tahun 2019 lalu, dimana lahan TORA hanya dapat ditanami jenis tanaman pangan, holtikultura, palawija, dan termasuk mahang, tidak boleh ditanami akasia maupun sawit. 

"Untuk komoditi holtikultura, palawija lebih besar hasilnya daripada kelapa sawit," imbuh Alfedri.

Kepala Desa (penghulu) Koto Ringin Harun ZE juga menyebutkan, bahwa permohonan maaf kepala pihak Pemda Kabupaten Siak, apabila dalam tahapan serta proses perolehan lahan program TORA kepada masyarakat Kampung Koto Ringin terdapat dinamika dan diskusi yang cukup alot.

"Kedepannya, diharapkan kampung kami ini tetap menjadi perhatian Pemerintah Daerah, agar kampung kami terus maju kedepannya. Program TORA ini, menjadi tonggak sejarah khususnya bagi masyarakat Koto Ringin dan umumnya bagi masyarakat," pungkasnya.(*r)

Editor
: Hermansyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)