Ditemukan Tumpukan Ratusan Tabung Elpiji Subsidi di Kediaman Oknum ASN di Kampar

datariau.com
1.155 view
Ditemukan Tumpukan Ratusan Tabung Elpiji Subsidi di Kediaman Oknum ASN di Kampar
Foto: Windy
Tumpukan elpiji subsidi.

BANGKINANG, datariau.com - Sulitnya masyarakat miskin mendapatkan kebutuhan memasak yakni gas elpiji subsidi 3 Kg sampai saat ini semakin parah, mereka harus antri berjam-jam jika ingin mendapatkan gas elpiji sesuai HET Rp18 ribu, jika tidak, mereka harus bayar Rp30 ribu di pengecer.

Penyebab tersiksanya masyarakat miskin memperoleh elpiji subsidi, dikarenakan masih maraknya oknum yang mengejar keuntungan dari jatah masyarakat miskin ini, dengan melakukan penimbunan kemudian tidak disalurkan sesuai aturan, bahkan menjualnya kepada pelaku usaha, jika warga membutuhkannya dibayar dengan nilai di atas HET. Padahal, Pertamina sampai saat ini tidak ada melakukan pengurangan, gas elpiji disalurkan sesuai dengan data jumlah masyarakat yang menjadi sasaran, yakni masyarakat miskin, lalu siapa yang merampok jatah masyarakat miskin ini?

Tim datariau.com mencoba melakukan tinjauan hingga ke pelosok daerah di Riau, terbukti kasusnya sama, gas subsidi itu sulit didapat, kalaupun ada harus antri setengah hari ataupun membeli dengan harga tinggi di pengecer.

Tim menemukan tumpukan tabung gas elpiji subsidi di salah satu rumah warga yang berada di Desa Koto Tuo Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, ratusan tabung gas elpiji bersubsidi di dalam rumah itu, namun tidak ada tanda-tanda rumah ini pangkalan elpiji.

Ketika ditemui seorang yang mengaku pemilik rumah dan merupakan oknum ASN di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar, dia mengaku menjual elpiji itu Rp22 ribu, di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang seharusnya hanya Rp18 ribu. Dia mengaku harga Rp22 ribu adalah HET di daerahnya. Saat ditanya apakah ada izin, dia tidak bisa menunjukkan perizinan.

Ini merupakan satu dari sekian banyak oknum yang mengambil keuntungan dari jatah masyarakat miskin tersebut, maka semakin miskin lah masyarakat miskin, dan bertambah kaya juga mereka yang sudah hidup mewah.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar, belum bisa dikonfirmasi terkait temuan ini, tim akan mencoba konfirmasi pada Senin esok untuk dimuat pada pemberitaan selanjutnya.

Penulis
: Windy
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:elpiji
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)