Deteksi Dini Covid-19, Pemkab Siak Gelar Rapit Test 174 ODP di GOR Tualang

Datariau.com
386 view
Deteksi Dini Covid-19, Pemkab Siak Gelar Rapit Test 174 ODP di GOR Tualang
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi melakukan peninjauan dalam pelaksanaan rapid test Covid-19 yang di gelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Kecamatan Tualang pada Kamis (7/5/2020) pagi.


Rapid Test atau deteksi dini Covid-19 ini merupakan pengujian dan bertujuan untuk mendeteksi dini kasus Covid-19, sehingga Pemerintah dapat melakukan tindakan tepat dalam pengobatan serta memutus rantai penyebaran virus ini.


Rapid test dilakukan terhadap 174 warga di Kecamatan Tualang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Rapid test juga dilakukan terhadap tenaga kesehatan, TNI/Polri yang bertugas serta berinteraksi langsung di lapangan. 


"Rapid Test ini sangat penting dilakukan untuk melihat kondisi selanjutnya dari 174 ODP yang ada Tualang saat ini," kata Alfedri. 


Alfedri menyebutkan bahwa akan melakukan uji rapid test pada kecamatan lainya dengan jumlah ODP terbanyak, dengan pelaksanaan rapit test ini diharapkan ODP di Kabupaten Siak jumlah dapat semakin melandai dan menurun. 


"Rapid test hari ini kita prioritas di Tualang, karena disini selain penduduk terpadat, dan mobilisasi tinggi serta interaksi tinggi dari daerah luar. Dengan adanya PSBB Kota Pekanbaru dan PSBB daerah Sumatra Barat dan Medan menguntungkan kita karena orang di batasi dalam beriteraksi dan keluar," harapnya.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dr Tony Chandra menyebutkan setelah dilakukan rapid test terhadap 40 orang dan baru 1 orang dinyatakan positif Covid-19. 


Rapid test ini akan dilakukan sebanyak 2 kali. Setelah dua kali pemeriksaan dan dinyatakan positif, maka selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan VCR. Sedangkan rapid test yang positif, pihaknya telah menyediakan isolasi mandiri terkoordinir dan bertempat di Asrama Haji Kabupaten Siak. 


Dan untuk lokasi ini telah disiapkan oleh petugas kesehatan, keamanan termasuk makanannya oleh Pemda Kabupaten Siak. 


Setelah dua kali pemeriksaan, kata Tony hasilnya tetap positif, maka dilakukan swap test agar mengetahui apakah warga ini telah terpapar virus Corona. 


Jika positif maka akan dilakukan isolasi di tempat yang telah pemerintahan sediakan. "Tahap awal ini kami telah merencanakan 1.000 rapid test bagi seluruh di Kabupaten Siak yang telah datang ke Kabupaten Siak baru sekitar 680 dan yang telah dilaksanakan sebanyak 238, ditambah 178," pungkasnya.(Eman)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)