Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris dan Seorang Pegawai PLN di Pekanbaru

Ruslan
1.846 view
Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris dan Seorang Pegawai PLN di Pekanbaru
Sebanyak 5 terduga teroris ditangkap Densus 88. Salah seorangnya pegawai PLN. (Foto: google.com)

PEKANBARU, datariau.com - Kemarin, Jumat (27/7/18) Densus 88 Antiteror menangkap sejumlah terduga teroris di beberapa lomasi di Pekanbaru. Salah seorangnya pegawai PT PLN. Ia diduga sebagai penyandang dana rencana aksi penyerangan Mako Brimob Jakarta. Informasinya terduga bernama Daulay alias Opung (46). 

Belum pasti tepatnya lokasi dan kronologi penangkapan terduga teroris ini. Namun, dari penelusuran riauterkini.com tempat tinggal terduga teroris yang berlokasi di Marpoyan Damai Pekanbaru sempat di geledah tim Densus 88 Anto Teror. 

Informasi yang diperoleh dari Ketua RT 01 RW 03 Kelurahan Perhentian Marpoyan, Jhonson BL Tobing membenarkan bahwa memang salah satu rumah warganya yakni Daulay didatangi tim Densus 88 Anti Teror. Bahkan Ia juga menjadi saksi dalam penggeledahan yang dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB tersebut. 

Dikatakannya, saat penggeledahan rumah dalam keadaan kosong dan terkunci. Namun seizin keluarga, rumah tersebut dapat dibuka dan dilakukan penggeledahan. "Petugas memang menyita beberapa barang dari rumah ini. Ada buku, leptop, dua buah ponsel dan beberapa lainnya. Penggeledagan juga tidak lama hanya sekitar 30 menit yang dilaksanakan oleh sekitar 6 anggota Densus," katanya. 

Mengenai penangkapan persisnya, Jhonson juga tidak mengetahui. Ia justru mengetahui setelah ada petugas yang menghubunginya untuk menjadi saksi penggeledahan. Kabarnya terduga teroris ini sudah ditangkap di lapangan sekitar pukul 15.00 WIB bukan di rangkap dirumah yang ditinggalinya bersama dua anak dan mertuanya. 

Saat penggeledahan Jhonson juga meminta agar pihak keluarga tidak hadir. Sebab, dikhawatirkan membebani pikiran mereka. "Anak-anaknya masih duduk dibangku sekolah SMP dan SD. Kita khawatirkan menjadi trauma. Untuk itu, kita berkomunikasi kepada keluarga dan Tim Densus untuk tidak menghadirkan mereka dalam penggeledahan tersebut," bebernya. 

Meski begitu rumah terduga ini tidak dipasangi garis polisi. Dan memang hingga tadi malam usai penggeledahan rumah masih dalam keadaan kosong. 

Nama Daulay muncul juga diduga terlibat dengan dua terduga teroris yang terlebih dahulu ditangkap di Palembang pertengahan Mei 2018 lalu. Dua terduga teroris tersebut merupakan warga asal Pekanbaru yakni HR alias AR(38) dan HS Alias AA (39). Dari keterangan dua terduga ini ada inisial D yang merupakan petinggi PLN yang menjadi penyandang dana. 

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Nandang saat dikonfirmasi membenarkan adanya upaya penangkapan terduga teroris di Pekanbaru. Akan tetapi, Nandang belum bersedia menjelaskan secara rinci, termasuk siapa saja yang ditangkap. "Masih pengembangan," singkatnya.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)