PADANG, datariau.com - Di Kota Padang dari 11 Kecamatan, sosialisasi pendataan Potensi Desa (Podes) 2018, kecamatan Bungus Teluk Kabung yang terakhir dilaksanakan Kepala BPS Rizal SST dan Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Ir Defni Erita, serta Fungsional BPS Kota Padang Alfid Junaidi SE.
Sosialisasi Podes tersebut dilangsungkan di aula kantor Camat Bungus Telak Kabung dan Camat Drs Zulkadri MM diwakili Kasi Kesos Rotiati SSos diikuti 6 lurah, Jumat (27/4/2018).
Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kota Padang menjelaskan, kini data Potensi Desa (Podes) 2018, satu satunya data yang digunakan untuk pembangunan segala bidang oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Padang, tak ada data yang lainnya. Data berbasis kewilayahan kelurahan menjadi ujung tombak pembangunan yang bisa diandalkan.Untuk itu bersama mensukseskan Podes 2018 pada enam keluarahan di lingkungan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
Defni Erita yang sehari-hari akrab disapa Defni itu, terlihat piawai menjelaskan Podes kepada para Lura se Kecamatan Bungus Teluk Kabung, termasuk konsep definisi dan metodologi serta tata cara pengisian dari dokumen Podes nanti. Sehingga pada saat petugas pendata mendatangi para lurah selaku narasumber atau Sumber Data berjaklan dengan baik dan lancar. Pertanyaan hanya 20, namun berkembang nantinya.
Defni yang juga penanggungjawab tehnis Podes 2018 di Kota Padang sebelumnya juga telah mengikuti pelatihan INNAS di Kota Bandung awal April 2018, menyampaikan, hasil pendataan Podes 2018 salah satu data yang sangat strategis bagi Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Disamping Cakupannya yang lengkap untuk seluruh kelurahan, termasuk informasinya komplit dan terinci. Tentu sangat memungkinkan hasil Podes 2018 dapat dijadikan sebagai 'alat ukur' dalam mengevaluasi hasil pembangunan yang telah dicapai. Kemudian manfaat dari hasil Podes nanti jadi data dasar 'bencmark' dalam menyusun berbagai perencanaan oleh pengambil kebijakan kedepannya.
Sekaitan dengan itu, kata Defni, Podes dasar untuk menyusun dan menetapkan rencana pembangunan dari segala aspek, serta ketersediaan data yang akurat, lengkap dan terperinci mutlak adanya. Sementara untuk ketersedian data tersebut juga membutuhkan biaya, waktu dan tenaga yang juga relative tidak sedikit, mulai dari persiapan, pelaksanaan lapangan, pengolahan sampai penyajian dan diseminasi data. Tidak disadari bahwa 'data itu mahal' namun jauh lebih mahal dari membangun tanpa data.
Sedangkan Camat Bungus Teluk Kabung Drs. Zulkadri, M.M diwakili Kasi Kesos Rotiati, S.Sos menyampaikan, luas wilayah 100,78 km² dengan jumlah penduduk sekitar 24.116 jiwa, terdiri dari enam kelurahan, yakni kelurahan Bungus Barat, Bungus Selatan, Bungus Timur, Teluk Kabung Selatan, Teluk Kabung Tengah dan Teluk Kabung Utara. Alhamdulillah para lurah telah memahami terhadap penjelasan tentang Podes 2018 yang disampaikan Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Ir Defni Erita.
Namun untuk lebih mempermudah pekerjaan pelaksanaan Podes, sebut Rostiati dimohonkan untuk memberikan format lembaran pertanyaannya. Tujuaan agar bisa dibaca, difahami dan mempersiapkan segala sesuatunya agar Podes berjalan dengan baik, lancar, cepat dan sukses. Dengan rasa senang hati Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Ir Defni Erita yang disetujui Kepala BPS Rizal meninggalkan foto copy dokumen isian Podes kepada enam Lurah di Lingkungan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.