Dampak Virus Corona, Pedagang Terpaksa Tutup Sementara

Datariau.com
687 view
Dampak Virus Corona, Pedagang Terpaksa Tutup Sementara
Tampak di sebuah jalan kosong penguna jalan

DATARIAU.COM - Diperoleh informasi bahwa Pandemi COVID-19 Di Indonesia terus terjadi peningkatan kasus. Dengan situasi yang seperti saat ini pemerintahan pusat menghimbau untuk melakukan social distancing atau jara jarak dan masyarakat untuk saat ini menghindari tempat keramaian dan aktivitas di luar rumah. Upaya pemerintahan tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai pennyebaran virus COVID-19.


Dengan situasi yang melanda seluruh dunia termasuk indonesia tepatnya di kota pekanbaru banyak pihak pihak yang sangat dirugikan.


 Contohnya pedagang yang berjualan di bundaran kris yang terpaksa tutup dikarenakan untuk mengantisipasi terjadi nya penularan virus COVID-19.  


Penghasilan nya sangat tergantung dari orang orang yang membeli dagangan nya dan tentu saja setiap pedagang pasti banyak kunjungan dari pembeli. 


Dan kebijakan dari pemerintah pusat maupun daerah menghimbau pedagang untuk menutup dagangan nya yang berada disekitaran bundaran kris hingga waktu yang belum bisa di tentukan. 


Hal ini juga dirasakan oleh wendy pedagang yang terpaksa menutup dagangan nya sehingga memaksanya untuk menerima keadaan yang terjadi pada saat ini. 


"Kita mau tidak mau sebagai pedagang harus terpaksa tutup sementara, virus COVID-19 sudah sangat meresahkan dan merugikan banyak orang tapi ya ini mungkin sebagai teguran buat kita semua dari Tuhan. Sekarang saya hanya membuka orderan online saja walaupun hasil nya tidak sama seperti biasa," ujar wendy di Pekanbaru, (31/03/2020).


Wendy mengatakan virus COVID-19 ini adalah teguran untuk kita semua yang terkadang lalai, sehingga ia lebih memilih open order melalui instagram atau pun whatsapp. Kita cukup mengikuti arahan dari pemerintah terhadap musibah yang melanda negeri kita ini. 


Penulis : Putra Mulia Ramadhan Mahasiswa Universitas Islam Riau

Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)