Dampak COVID-19 Pada Income Perhotelan di Kandis

Datariau.com
654 view
Dampak COVID-19 Pada Income Perhotelan di Kandis

KANDIS, datariau.com  - Kepanikan masyarakat akibat penyebaran virus corona di Indonesia berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi. Kondisi ini tak hanya berlaku di Indonesia, beberapa negara dunia pun ikut mengalami gejala yang sama.


"Sepinya hotel kini sudah melanda kawasan Kandis. Dampak ekonomi ini yang kita tak pernah lihat akan sampai mana. Di sektor hotel, sudah mulai terasa sekali dampaknya. Hari ini di Kandis okupansi sudah sekitar 30%. Jadi ini sudah suatu hal yang serius," ungkap Masril pemilik salah satu hotel di Kandis.


Dia menyebut, kondisi tersebut sudah tidak ideal bagi operasional hotel. Karenanya, dampak selanjutnya bisa berujung pada sejumlah langkah efisiensi.


Jika sudah demikian, efek selanjutnya tidak hanya ada pada sektor hotel saja. Dikatakan, efisiensi itu bisa merembet pada lesunya sektor usaha lain.


"Artinya pendapatan masyarakat juga akan turun. Dan itu juga diikuti sektor yang lain. Kalau semua mengalami kondisi seperti ini pasti timbul masalah baru. Perlahan-lahan perekonomian akan berhenti sementara sampai kondisi normal kembali," tegasnya.


"Dampak corona ini betul-betul telah melumpuhkan ekonomi tidak hanya di Kandis, Indonesia tetapi juga dunia. Nah kalau ini berdampak terus seperti ini, semua masyarakat panik, semua ketakutan," lanjutnya.


Anjloknya okupansi hotel hingga angka 30% membawa dampak yang cukup besar bagi kelangsungan bisnis hotel. Pasalnya, hotel memiliki karyawan dan properti dalam jumlah besar. Beberapa hotel dan penginapan di Kandis meminta karyawannya untuk cuti di saat permintaan sepi. 


"Dalam jangka pendek kita lakukan itu. Kalau di atas bulan April masih sepi, apalagi ke depan kita masuk bulan puasa, ini bahaya," ungkap Masril. 


"Sejumlah kebijakan akan kami siapkan untuk menghadapi gejolak income di hotel ini  yang tidak tahu sampai kapan akan normal kembali agar tidak ada berat sebelah, baik pemilik hotel maupun para karyawan hotel," tegasnya.


Penulis: Mahasisiwi Riau, Lala nurdiani

Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)