Cerita Misteri Dibalik Perairan Tenang Sungai Siak

Hermansyah
8.323 view
Cerita Misteri Dibalik Perairan Tenang Sungai Siak
Aliran Sungai Siak

DATARIAU.COM - Kepercayaan tentang suatu legenda atau mitos maupun misteri selalu melekat pada sebagian kalangan tertentu di suatu wilayah atau daerah. Salah satunya misteri tentang keberadaan makhluk gaib yang menghuni Sungai Siak.

Sungai Siak merupakan kawasan perairan yang menjadi jalur perdagangan Internasional sejak ratusan tahun silam. Sungai Siak memiliki ukuran panjang sekitar 527 kilometer dan ini pun tidak pernah lepas dari kisah mistis yang beredar.

Bahkan menjadi angker, konon ceritanya sering memakan korban jiwa untuk dijadikan tumbal. Berikut ini rangkuman kisah mistis yang ada di Sungai Siak, Provinsi Riau.

Berawal dari kejadian banyaknya korban jiwa di sungai ini sering dikait-kaitkan dengan kisah-kisah yang tidak dapat diterima oleh logika dan berkaitan dengan rangkaian kisah mistis. 

Berdasarkan pernyataan dari salah satu sesepuh setempat, yang mana dia berpesan agar warga atau wisatawan tidak tertipu dengan aliran air sungai yang tenang. 

Arus tenang di sungai ini sering kali menelan korban jiwa yang tidak akan pernah dapat terselamatkan. Hal ini terjadi karena konon sungai ini dihuni oleh makhluk halus yang menjadi penunggu Sungai Siak.

Kisah selanjutya, berkaitan dengan sosok raja terakhir dari Kerajaan Siak yakni Sultan Syarif Kasim. Sang raja konon memiliki kesaktian gaib mandraguna yang sangat luar biasa. 

Dan berdasarkan kisah yang beredar ini pula membicarakan bahwa kesaktian itu digunakan untuk menjaga seluruh benda peninggalan kerajaan. Hal ini pun dikaitan dengan keberadaan Sungai Siak. 

Dulu, pernah ada salah satu kejadian tentang perampok yang meninggal setelah berniat untuk mencuri barang peninggalan Kerajaan Siak.

Salah satu yang paling misterius dan mistis itu tentang sosok makhluk gaib penunggu sungai ini. Dulu, pernah ada makhluk misterius yang tiba-tiba muncul yaitu gajah putih, buaya putih dan ada sosok putri duyung. 

Namun, tidak lama kemudian hewan itu pun menghilang dari permukaan sungai. Selanjutnya, kemunculan sosok naga yang kemudian juga menghilang secara misterius. 

Munculnya hewan-hewan aneh itu konon dipercaya sebagai wujud makhluk gaib yang tinggal di sungai ini.

Sama halnya dengan peristiwa tenggelamnya ABK Tug Boat di perairan sungai Siak beberapa waktu lalu dan kembali terjadi pada hari ini.

Menurut Kapten Kapal Tug Boat Noah VIII saat itu, kata Kompol Pribadi, kapten yang terbangun, selanjutnya mengumpulkan seluruh pekerja (ABK) yang ada di kapal saat itu. Setelah berkumpul dan ternyata salah satu ABKnya tidak terlihat berada ditempat.

"Dimana yang bersangkutan sebelumnya sedang istrahat (tidur) lalu memerintahkan anggota untuk menghidupkan mesin kapal dan mengejar korban dengan kapal tersebut. Akan tetapi karena arus sungai ini sangat deras, maka korban tidak dapat dikejar dan di selamatkan," jelasnya.

Atas peristiwa pada siang hari, Jumat (1/11/2019) ketika itu, Tim Gabungan Basarnas dan Unit Reskrim Polsek Tualang bersama Bhabinkamtibmas Kampung Pinang Sebatang Timur melakukan pencarian korban hingga malam hari.

"Hingga malam ini dilakukan pencarian korban, namun belum dapat ditemukan. Untuk pencarian korban selanjutnya, Basarnas akan melanjutkan pencarian esok hari, Sabtu (2/11/2019) sekira pukul 07.00 WIB," imbuhnya.

Dengan peristiwa yang baru terjadi dan sudah dua kali di alami oleh ABK Tug Boat yang dilakukan pencarian dari pagi hingga malam ini korban tidak ditemukan. Sebab, dari keterangan Kapten Kapal sebelumnya saat ingin selamatkan pekerjanya, namun gagal karena arus sungai yang cukup deras.

Selain itu, masyarakat mempercayai di Sungai Siak terdapat Ikan Tapah Gudung yang merupakan penunggu di sungai yang lokasinya berdekatan dengan Sungai Polong di hilir. 

Konon kabarnya, ikan ini sangat besar lebih besar dari sebuah sampan yang biasa digunakan oleh masyarakat setempat.

Terlepas dari benar atau tidaknya kisah misteri dan fakta-faktanya tentang banyaknya tragedi penemuan mayat di sungai Siak ini. Menyiratkan agar masyarakat maupun pengunjung agar lebih berhati-hati bila ke sungai ini.*

Editor
: Redaksi
Sumber
: Dari berbagai sumber
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)