Bunda Literasi Sebagai Gerakan Membaca dan Budaya Dongrak Minat Baca Anak

Hermansyah
576 view
Bunda Literasi Sebagai Gerakan Membaca dan Budaya Dongrak Minat Baca Anak
Bunda Literasi Siak Hj Rasidah Alfedri kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan dan Kampung se-Kecamatan Minas.

SIAK, datariau com - Gerakan membaca dan budaya literasi dapat menjadi solusi dalam pembentukan karakter generasi muda terbaik bangsa. Terlebih lagi, gempuran teknologi saat ini tak dapat diabaikan, sebab telah membuat anak-anak lebih tertarik bermain gejet daripada membaca dan menulis buku.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Siak Hj Rasidah Alfedri di aula Kantor Camat Minas, Jum'at (15/11/2019). 

Dalam kesempatan itu, Rasidah sekaligus melantik Bunda Literasi Kecamatan Minas dan Bunda Literasi Lurah/Kampung se-Kecamatan Minas. 

"Tantangan kemajuan teknologi membuat penanaman kegemaran membaca dan budaya literasi menjadi cukup berat. Oleh karena itu, diperlukan hadirnya Bunda Literasi sebagai sosok ibu yang menjadi teladan di keluarga dan masyarakat sekitarnya," sebut Rasidah. 

Dimana peran Bunda Literasi, kata Rasidah, sama seperti seorang ibu dalam keluarga. Sosok ibu tersebut akan menjadi peran sentral dalam memberi contoh kepada anak dalam rangka membangun karakter anak sebagai generasi penerus.

"Bunda Literasi diharapkan menjadi motivator bagi seluruh stakeholder di kecamatan maupun  di kampung untuk terus menebarkan virus gemar membaca," jelasnya.

Kepada para Bunda Literasi Kecamatan dan Kampung, Rasidah berpesan agar dapat mempromosikan, mengajak, memfasilitasi dan memberi teladan kepada anak dalam hal kegemaran membaca buku dan budaya menulis.  

Selain itu, Bunda Literasi juga dapat memaksimalkan perpustakaan kampung agar lebih semarak. Dengan begitu, anak-anak dapat lebih memilih bermain, membaca dan menulis di perpustakaan ketimbang bermain handphone maupun gejet. 

"Saya percaya bahwa ibu-ibu, dapat menjadi role model dan menginspirasi serta memberikan motivasi bangkitnya kegemaran membaca dalam rangka meningkatkan indeks literasi masyarakat," imbuhnya.

Pada kegiatan Implementasi Strategi dan Pengembangan Minat dan Budaya Baca tersebut sekaligus dilakukan penandatangan MoU implementasi peningkatan strategi peningkatan minat baca, oleh Kadis Perpustakaan dan Camat Minas dan Lurah/Penghulu se-Kecamatan Minas. 

Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Siak M Arifin mengatakan, tujuan dari kegiatan implementasi peningkatan minat baca diselenggarakan di kecamatan sebagaimana dapat membuat anak-anak kembali buku atau peduli dengan dunia literasi yaitu baca tulis, baik buku fisik maupun buku digital yang penting bertujuan untuk membaca dan meningkatkan wawasan serta menambah kompetensi sumberdaya manusia. 

Bagaimana strategi orang tua, guru, Perpustakaan sekolah, Perpustakaan kampung untuk membuat anak-anak tidak bermain handphone terutama game online, pengawasan pada pukul 18.00 WIB-21.00 WIB, harus dibudayakan sebagaimana pengawasan kepada anak-anak. 

Kegiatan ini juga mensosialisasikan Program Perpusnas RI yaitu Transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial yaitu pustaka menjadi pusat kegiatan masyarakat secara gratis yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. 

Sebelumnya, Kamis kemarin, telah dilakukan penandatangan MoU yang sama dan pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan Sungai Mandau dan Bunda Literasi Kampung se-Kecamatan Sungai Mandau di halaman Kantor Camat.(*r)

Editor
: Redaksi