SIAK, datariau.com - Letnan Jenderal TNI (Purn) Syarwan Hamid merupakan salah satu tokoh militer dan politik Indonesia. Syarwan Hamid juga pernah menjabat Mendagri pada Kabinet Reformasi Pembangunan.
Selain itu, Syarwan Hamid sebelumnya juga pernah menjabat Wakil Ketua MPR hasil Pemilu 1997 lalu. Dia dikenal sebagai tokoh gerakan Pelajar Islam Indonesia semasa mudanya dulu. Sekaligus merupakan Panglima Besar LMB saat ini.
Selepas menhadiri acara Pengukuhan Lembaga Kesultanan Siak dan Pemberian Anugerah Gelar adat di Gedung LAM Kabupaten Siak, Sabtu (24/8/2019). Menyempatkan diri berkunjung dan bersilahturahmi ke Sekertariat DPD LMB Kabupaten Siak di Kecamatan Tualang.
Saat berkunjung, Letnan Jendral (Purn) Syarwan Hamid didampingi keponakan Letkol Inf Defi Deflijun Thamrin SSos Map menceritakan sedikit profil pengalaman serta kehidupanya dihadapan ratusan anggota serta Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Laskar Melayu Bersatu (DPD LMB) Kabupaten Siak.
"Baik buah anggur, jeruk, apel saya tak makan, yang saya makan sekarang itu kalau buah-buahan cukup bingkuang dan mentimun. Maklum tak bisa konsumsi yang manis-manis lagi," canda dia.
Kunjungan beliau, kata Kabag Humas DPD LMB Kabupaten Siak Wahyudin SH, merupakan jalinan silahturahmi antar Pengurus DPD LMB Kabupaten Siak. Sekaligus memberikan masukan juga nasehat kepada Pengurus DPD LMB Kabupaten Siak.

"Kami sebagai Pengurus LMB merasa bangga atas kedatangan Tokoh Riau, sekaligus Panglima Besar LMB, tunjuk ajar pengalaman dan dedikasi tinggi, kerja keras, yang beliau sampaikan ke kami," sebut dia.
Kemudian pesan yang paling berkesan, kata Wahyudin, beliau berkata, "kita harus kompak agar orang segan", jaga marwah kita marwah melayu.
Sementara itu, Panglima Muda DPD LMB Kabupaten Siak H Asril ditempat terpisah mengatakan bahwa beliau merupakan salah satu tokoh dan putera asli asal Kabupaten Siak berpangkat Letnan Jendral dan pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri sebelumnya.
"Syarwan Hamid merupakan tokoh dan orangtua kami, yang banyak berjuang dan berjasa demi kemajuan Riau, beliau juga memiliki prestasi besar hingga diberi gelar 'Datuk Lela Seri Negara' saat itu. Gelar ini pun telah dikembalikanya sebagai bentuk ke kecewaanya," kata dia.
Kalau kita mengenang kembali, lanjut Asril, banyak perjuangan yang harus dilalui beliau (Syarwan Hamid) termasuk pemekarkan 7 kabupaten di Riau menjadi 12 kabupaten seperti saat ini.
"Salah satu perjuangan bapak Syarwan itu, pemekaran bagi Kabupaten Siak yang sebelumnya Kabupaten Bengkalis. Kalau kita mengenang kembali, banyak jasa-jasa beliau yang telah berjuang demi kemajuan Riau," jelas dia.
Semoga bapak Syarwan Hamid, kata Panglima DPD LMB Kabupaten Siak H Asril, agar selalu tetap diberikan kesehatan serta kekuatan dalam memperjuangan dan membangun Negeri Lancang Kuning ini.