Batik Kampar Jadi Perhatian pada PBN di Pekalongan

datariau.com
692 view
Batik Kampar Jadi Perhatian pada PBN di Pekalongan

PEKALONGAN, datariau.com - Batik Kampar dengan nama batik Muara Takus mejadi perhatian masyarakat dan pengunjung pada ajang Pekan Batik Nusantara yang diadakan di Pekalongan Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Hari Batik Nasional ke-9 tahun 2018.

Pekan Batik Nusantara yang digelar selama lima hari tersebut dimulai pada tanggal 20 sampai 24 Oktober 2018 di Gedung Olahraga (GOR) Jetayu. Kampar menampilkan produk Batik Kampar dan kuliner khas Kampar. Berbagai karya batik ditampilkan dalam gelaran PBN, tak hanya karya lokal, karya batik dari tanah Sumatera, Kalimantan dan berbagai pengerajin batik dari daerah di Indonesia ikut memeriahkan acara.

"Alhamdulillah Batik Kampar dengan Batik Muara Takus mendapat perhatian khusus dari pengunjung, begitu juga saat Walikota Pekalongan beserta ibu saat meninjau stand Kampar yang  kagum melihat hasil batik Kampar dan kuliner Kampar. Oleh sebab itu mari kita cintai dan pakai produk kita sendiri, orang lain saja sangat tertarik dan suka dengan produk dan makanan Kampar, kita hendaknya lebih mencintai lagi," kata Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar Hj Nur'aini, saat mengadiri Pembukaan Pekan Batik Nusantara yang di adakan di Gedung Olahraga (GOR) Jetayu Kota Pekalongan pada hari Sabtu (20/10/2018).

Dikatakan Nur'aini bahwa pihaknya bangga dengan kikutsertaan Kampar yang telah dapat mnampilkan Produk Batik Khas Kampar yang diproduksi langsung oleh pengrajin Batik Kampar, walaupun masih baru tapi mutu dan kwalitas tidak kalah dengan batik-batik dari jawa.

"Ini merupakan kehormatan bagi Kampar karena pada ajang ini dari Provinsi Riau hanya Kampar yang dapat tampil pada ajang yang sangat besar ini, kita sangat bangga dapat menunjukkan produk kampar disini (Pekalongan)," kata Ketua Dekranasda Kampar Nur'aini.

Dengan kegiatan ini, kata Nur'aini, bisa mengangkat nama Kabupaten Kampar di luar Riau dan sekarang Kabupaten Kampar sudah dikenal di Kota Pekalongan.

"Kita saksikan bahwa stand kita sangat bagus di mata masyarakat Pekalongan ini yang bertemakan Pesona Batik Peranakan Wujud Akulturasi Budaya," kata Nur'aini bangga.

Selain menampilkan batik, Kampar juga menampilkan berbagi produk andalan dan khas Kampar seperti palito daun, tudung saji, hiasan tudung saji, tanjak kampar, makanan kering dan kue seperti kerupuk kuning, kue bolu, ikan salai, dan oluo. 

"Dari apa yang kita tampilkan pada semua mendapat perhatian dari pengunjung, bahkan Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz dan isteri menciccipi dan langsung membeli produk-produk Kampar tersebut," sebutnya.

Kegiatan ini dinilai Nur'aini merupakan bagian dari promosi Kampar serta memperkenalkan produk Kampar karena diikuti oleh lebih dari 129 peserta pameran dari berbagai kabupaten dan Dekranasda Kampar akan tarsus melakukan pembinaan terhadap para pengrajin Kampar. 

"Semoga kegiatan ini dapat terus menjadi ajang untuk Kampar lebih maju dan lebih baik lagi," harap Nur'aini yang didampingi oleh Bendahara Siti Masiarah, Sekretaris Lasvita Siahaan, Humas Dekranasda Kampar Arnidayanti serta Anggota Dkranasda Kampar. (rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)