Bangun Lapak Diluar Pagar, Disperindag: Memancing Pedagang dan Diketahui Pembeli

Hermansyah
669 view
Bangun Lapak Diluar Pagar, Disperindag: Memancing Pedagang dan Diketahui Pembeli
Lapak pedagang diluar area Pasar Rakyat Tualang Perawang Barat.

SIAK, datariau.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Siak Riau membangun beberapa lapak pedagang diluar pagar area Pasar Rakyat (Dishub) Tualang di kilometer 7 Kampung Perawang Barat.

Menanggapi perihal beberapa lapak yang dibangun diluar pagar saat ini, dikatakan Korwilcam Pasar Tualang Akhyaruddin, Selasa (22/10/2019) siang. Dia menyebutkan sengaja dilakukan untuk memancing pedagang dan diketahui pembeli.

"Oh, perihal lapak yang diluar pagar kilometer 7 itu, sebagai pemancing pedagang dan agar diketahui oleh para pembeli. Pedagang tau dan akan mengambil lapak selanjutnya bersedia masuk ke Pasar Rakyat Tualang tersebut," sebut dia.

Selanjutnya setelah dilakukan pembersihan para pedagang disepanjang area trotoar dan pedagang yang berada di Pasar kilometer 4 hingga simpang 3 Jalan Hangtuah dan Jalan Ferry (Pinang Sebatang). Maka, akan kita masukan kembali kedalam Pasar Rakyat yang ada saat ini.

"Setelah nanti pembersihan pedagang yang ada dikilometer 4 pada 24 Oktober 2019 nantinya, maka akan kita masukan kedalam Pasar Rakyat kilometer 7 Kampung Perawang Barat tersebut," jelas Korwilcam Pasar Kecamatan Tualang Akhyaruddin saat dihubungi melalui sambungan kontak seluler, Selasa (22/10/2019) siang.

Begini ceritanya, kata Akhyaruddin lagi, sesuai dengan perjanjian nanti pedagang itu bersedia masuk kembali kedalam Pasar Rakyat Tualang. Memang itu kosongnya telah lama.

"Kebetulan kita telah berkoordinasi dengan Upika Tualang pada Kamis, 24 Oktober 2019 nanti melakukan penertiban pasar. Nah, sesuai dengan koordinasi kemarin akan kita adakan pos nanti untuk melakukan pemantauan setiap harinya," imbuhnya.

Hal Senada juga dikatakan Kepala Disperindag Kabupaten Siak Wan Ibrahim kepada wartawan ini, Senin (21/10/2019) kemarin. Ia menyebutkan, itu bukan dibangun tanpa sengaja, akan tetapi dibangun untuk memancing masyarakat.

"Itu untuk memancing masyarakat, agar masyarakat tau, inikan sudah mau disosialisasikan dan mau dirobohkan (ditertibkan) kembali. Sebelumnya juga sudah ada perjanjian," jelasnya.

Wan Ibrahim menbahkan, sebelumnya saya juga sempat terkejut dengan pembangunan itu, kok dibangun? "UPTD menjelaskan nantinya pedagang itu akan dikembalikan kedalam Pasar Rakyat, dan intinya itu agar masyarakat tau," tutupnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi