BEM FISIP se-Sumatera Gelar Konferensi Sumatera Berdaulat

Abdul Kadir
556 view
BEM FISIP se-Sumatera Gelar Konferensi Sumatera Berdaulat
(Foto: Abdul Kadir)
Sejumlah Koordinator dari berbagai provinsi di Sumatera

Aceh, datariau.com - Konferensi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) se-Sumatera III di Unsyiah Kuala Banda Aceh sukses terlaksana dengan mengusung  tema "Sumatera Berdaulat". Demikian disampaikan Risky Alfarizi Kordinator Wilayah Sumatera Bagian Tengah kepada datariau.com Ahad (23/2/2020).

Menurut Rizky terbentuknya koordinator di setiap bagian wilayah Sumatera akan memastikan pergerakan mahasiswa dalam mengawal isu di bagian daerah masing masing.

"Setelah 2 tahun sempat terbengkalai oleh lemahnya isu dan dinamika yang bergejolak akhirnya Universitas Syiah Kuala berinisiatif untuk membangkitkan lagi pergerakan aliansi ini dengan menyanggupi menjadi tuan rumah dalam Konferensi BEM FISIP se-SUMATERA III," papar mahasiswa asal Universitas Islam Riau (UIR) itu.

Rizky berharap dengan adanya konferensi tersebut akan terbentuk rasa kekeluargaan yang kuat antar mahasiswa di Sumatera.

"Ini merupakan wadah bertukar pikiran dan saling menyampaikan masalah dari provinsi masing-masing untuk dicarikan jalan keluarnya bersama-sama," jelasnya.

Kemudian sambung Rizky, setiap dari kordinator diharapkan sudah memahami Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) masing masing dalam mengawal isu tersebut.

"Hal itu dilakukan dengan tujuan agar bisa memastikan Sumatera dalam kondisi baik baik saja," pungkasnya.

Terpisah, Zamzami Gubernur BEM FISIPOL UIR mengatakan, konferensi tahun ini berangkat dari kepentingan masyarakat luas.

"Sebab kami membahas hal yang memang lumrah bagi masyarakat banyak yang dari tahun ke tahun tidak bisa tuntas, dan sebagai mahasiswa kami akan pastikan selalu mengawal isu tersebut dan menuntaskannya," terangnya.

Sebelumnya sebut Zamzami, masing-masing wilayah di tiga bagian pulau Sumatera yakni Sumatera Bagian Utara (SUMBAGUT), Sumatera Bagian Tengah (SUMBAGTENG) dan Sumatera Bagian Selatan (SUMBASEL) telah berembuk membahas masalah yang urgensinya harus sesegera mungkin dituntaskan.

"Sehingga ketika 3 bagian wilayah tersebut selesai dengan hasil rembukannya konferensi ini sepakat mengangkat 3 isu penting yang akan dikawal 1 tahun kedepan," ungkapnya.

Isu tersebut kata Zamzami antara lain, konflik agraria, pelanggaran HAM dan Kesehatan.

"Untuk mengawal ketiga isu tersebut konferensi ini juga menyepakati bahwa tajuk pergerakan Aliansi kali ini adalah "Sumatera Berdaulat". Tujuannya agar tercipta pola komando yang baik dalam pergerakan ini," tutupnya.

Informasi yang dirangkum datariau.com hasil konferensi memutuskan kordinator isu dipegang oleh tuan Rumah yakni Unsyiah Kuala, Kordinator Media berada dibawah komando Universitas Sriwijaya serta kordinator di setiap regional bagian sumatera yakni Kordinator SUMBAGUT dipegang Universitas Teuku Umar, Kordinator SUMBAGTENG oleh Universitas Islam Riau dan Kordinator SUMBAGSEL dipimpin Universitas Bangka Belitung. 

Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 12 hingga 16 Februari 2020 dan dihadiri 12 universitas yang ada di pulau Sumatera. (Abd)

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)