Anak Kembar di Inhil Ditemukan Tewas Disambar Petir di Kecamatan Kemuning

Izon
2.449 view
Anak Kembar di Inhil Ditemukan Tewas Disambar Petir di Kecamatan Kemuning
Jenazah korban.

TEMBILAHAN, Datariau.com - Nasib tragis menimpa Saputra M. Ade dan Saputra M. Abeng. Kembar yang baru berusia (18) itu, ditemukan sudah tergeletak dan meninggal dunia di sebuah pondok di Areal PT. Batu Bara Ampar Prima (PT. BBAP) Desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu, (14/4/18).

 

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kemuning, KOMPOL Lilik Surianto, S.S.T., S.H., membenarkan kejadian tersebut. "Mereka ditemukan orang yang lewat", tutur KOMPOL Lilik.

 

Berdasarkan keterangan saksi Silalahi (40) dan Parlindungan (25) keduanya warga Desa Sungai Akar Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten Indragiri Hulu, siang itu mereka sedang melintas di TKP tersebut. Saat itu hujan turun dengan lebatnya. 

 

Ketika hendak berteduh di sebuah pondok, mereka melihat pemandangan aneh. Tampak 2 (dua) sosok tubuh, yang berada di dalam pondok tersebut, dengan posisi yang tidak wajar.

 

Silalahi dan Parlindungan, lalu memanggil warga sekitar, untuk memastikan keadaan 2 (dua) orang laki - laki tersebut. Saat didekati, diketahui kedua orang tersebut sudah meninggal dunia, dengan posisi korban Saputra M. Ade dalam keadaan tersangkut di dinding dan  Saputra. M. Abeng dalam posisi tertelentang di lantai. Jasad warga Dusun Sidomulyo Desa Batu Ampar itu, lantas dievakuasi ke Puskesmas Kelurahan Selensen. Dari hasil pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan ditubuh keduanya. Diduga kedua korban yang masih pelajar itu, meninggal dunia akibat tersambar petir.

 

"Saat ini, jenazah saudara kembar tersebut, sudah diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dikebumikan", tutup mantan Kasat Sabhara Polresta Pekanbaru itu.

Penulis
: Izon
Editor
: Izon
Sumber
: Datariau.com
Tag:petir
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query