JAKARTA, datariau.com - Dengan mengusung brand dan tema Akosiak, Tim Ikkon (Inovatif dan Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara) penempatan Siak memamerkan karya fashion dalam perhelatan Indonesia Fashion Week (IFW) bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta, Ahad (30/03/2019) kemarin.
Berbagai karya kolaborasi Tim Ikkon dari berbagai daerah pun dipamerkan di runway, dengan tema, "Sarong Revisited Persembahan Kopikkon (Koperasi Ikkon Bersama), sebuah wadah terdepan dalam pemberdayaan dan pengembangan produk-produk ekonomi kreatif Indonesia".
Acara ini dibuka melalui sambutan Joshua Simanjuntak, Deputi Bidang Pemasaran Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia. Joshua menuturkan, bahwa fashion adalah komoditi ekspor terbesar dari bidang ekonomi kreatif di Indonesia, yaitu sekitar 54,54%, dan menyerap tenaga kerja sekitar 16 juta orang.
"Jadi, fashion adalah salah satu sektor unggulan di dalam Badan Ekonomi Kreatif," ujarnya.
Untuk daya tarik fashion yang luar biasa, membuat salah satu anggota Tim Ikkon Siak, Fatimah 'Fa' Rangkuti, memutuskan untuk menggelutinya. Sebelumnya, tugas Fa di Tim Ikkon Siak sebagai Desainer Komunikasi Visual.
Namun pada perjalanannya, Fa memutuskan untuk turut berkontribusi di dunia fashion dengan menggali berbagai Entitas Wastra Khas Siak.
"Koleksi ini terinspirasi dari berbagai warna yang ada di Tenun Siak, karena warnanya sudah begitu beragam, saya menggunakan padanan warna putih pada karya saya agar warna-warna khas Tenun Siak bisa menjadi fokus," ujar wanita yang pernah menjadi Dosen di Kamboja ini.

Lantas ia berkolaborasi dengan Desainer Fashion Tim Ikkon, Dede Ananta, yang sama-sama mengimplementasikan Tenun Siak pada karya mereka. Keistimewaan dari Fashion Show persembahan Kopikkon ini adalah dengan diberikannya kesempatan dan apresiasi pada pengrajin lokal turut naik panggung.
Dan berbagai daerah di Indonesia yang bekerja sama dengan Kopikkon pun berkesempatan untuk memamerkan karyanya kali ini, diantaranya seperti Belitung, Toraja Utara, dan Brebes.
Pada akhir Show Akosiak, Zurna Peni, pengrajin tenun dari Mempura dan selaku kolaborator Tenun Siak hadir di atas panggung, bersama dengan Desainer Fa Rangkuti dan Dede Ananta.
Sementara pada akhir keseluruhan pagelaran, semua desainer, model, dan kolaborator berkesempatan untuk berfoto bersama di atas panggung dengan jajaran pejabat Bekraf termasuk Kepala Bekraf, Triawan Munaf, dan pejabat daerah.
Saat itu, Pemerintah Kabupaten Siak saat itu diwakili oleh Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Said Muzani.
Ikkon adalah tim yang terdiri dari pelaku kreatif yang diutus oleh Bekraf untuk membuat kolaborasi dengan pengrajin lokal di tempat penempatan masing-masing. Tiap tahunnya, ada 5 kabupaten yang menjadi tempat tujuan Ikkon. Sedangkan pada tahun 2018 lalu, lokasi penempatan Ikkon ada di Belitung, Singkawang, Dompu, Wakatobi, dan Siak.
Sedangkan Tim Ikkon di Siak terdiri dari 12 orang yang memiliki pengalaman profesional di bidangnya masing-masing, sebelum akhirnya disatukan dalam proyek ini. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Lampung, Jakarta hingga Pontianak.
Narahubung Ikkon Siak:
kemilausiak@gmail.com
Akun media sosial:
Instagram @ikkonsiak