populer

Naskah Final UU Cipta Kerja Belum Ada, Pemerintah Dinilai Berjudi

Ruslan
467 view
 Naskah Final UU Cipta Kerja Belum Ada, Pemerintah Dinilai Berjudi
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Ketua DPR Puan Maharani (tengah) bersama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (kiri) d

DATARIAU.COM - Naskah final dari UU Cipta Kerja yang sudah disahkan oleh DPR belum bisa diakses publik hingga kini. Bahkan anggota DPR yang membahas undang-undang itu saja, juga belum mendapatkan naskah resminya.

Berita tersebut jadi salah satu yang ramai dibaca publik, Sabtu (10/10). Adapun berita populer lainnya, yakni kritik dari ekonom Faisal Basri yang menilai pemerintah berjudi lewat UU Cipta Kerja.


Naskah Resmi UU Cipta Kerja

Hingga saat ini, belum ada naskah final UU Cipta Kerja yang bisa diakses publik.Bahkan tak hanya masyarakat, anggota badan legislatif (Baleg) pun ada yang belum memiliki naskah tersebut. Padahal Baleg termasuk badan di DPR yang ikut mengupas undang-undang sapu jagat ini.

"Bahkan di rapat untuk pengambilan keputusan tingkat I antara pemerintah dan DPR, kami tidak melihat draf RUU itu yang sudah ditandatangani seluruh fraksi, baik yang setuju maupun yang tidak setuju. Harusnya itu ada," ujar Anggota Baleg DPR dari Fraksi PKS, Bukhori Yusuf, dalam diskusi virtual Polemik Trijaya Pro Kontra UU Cipta Kerja, Sabtu (10/10).


Faisal Basri: Mengapa Pemerintah Berjudi dengan UU Cipta Kerja?

Ekonom senior Faisal Basri mempertanyakan motivasi pemerintah mengesahkan UU Cipta Kerja. Pasalnya, sebelum UU Cipta Kerja itu ada, kemudahan berusaha pun telah berlangsung selama 10 tahun.

Faisal menilai keberadaan beleid sapu jagat ini justru tak ubahnya pemerintah tengah bertaruh dengan segala risiko atas kemajuan investasi sejauh ini.

"Mengapa berjudi dengan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang melebar ke mana-mana, sehingga berisiko memorakporandakan kemajuan yang sudah di jalur yang benar. Mengapa harus pindah jalur," tutur Faisal, Sabtu (10/10).(*)

Sumber
: https://kumparan.com/kumparanbisnis/populer-uu-cipta-kerja-belum-ada-naskah-resmi-dan-pemerintah-dinilai-berjudi
Tag:DprJokowi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)