SIAK, datariau.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Siak, Jumat (8/2/2020) terpaksa menghentikan kegiatan sales sebar brosur produk kepada pengguna jalan yang melintas dengan cara berusaha untuk menghentikan laju kendaraan yang melintas saat itu.
Sales ini (Trainning Management) berasal dari Entrepreneur Direct Sale Indonesia (EDSI) Group merupakan Distributor Alat Terapi Kesehatan yang ingin mempromosikan produknya kepada masyarakat atau pengendara yang melintas di daerah tersebut.
Namun, menurut Kasatpol PP Siak Kaharuddin melalui Kabid Penegak Perundang Undangan Daerah Satpol PP Siak Subandi SSos MSi menjelaskan, bahwa aktifitas itu, menganggu kendaraan atau pengguna jalan lainnya saat melintas dan berusaha untuk dihentikan.
"Tempatnya saja yang tak sesuai bang, mengganggu kenyamanan saat berkendara di jalan itu. Makanya, masyarakat melaporkan aktifitas sales tersebut," jelas Subandi.
Dijelaskan Subandi, untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat adanya kegiatan sekelompok sales yang membagikan brosur produk dengan cara berusaha menghentikan kendaraan yang melintas tepat didepan O'Chicken Jalan Raja Kecik, Kecamatan Siak.
"Aktifitas sekelompok sales itu dilakukan saat arus lalu lintas lagi ramai, aksi ini juga sempat membuat pengguna jalan resah, sehingga ada masyarakat yang melaporkan hal ini ke kantor Satpol PP Siak," ujarnya.
Dari hasil laporan, selanjutnya Tim Patroli Satpol PP Siak langsung terjun ke lokasi (TKP) untuk memastikan kebenaran atas laporan dari masyarakat tersebut. Ternyata, berdasarkan laporan masyarakat, terlihat sekelompok sales di lokasi tersebut.
"Kita menghentikan kegiatan itu, kemudian kita memberikan arahan kepada sekelompook sales tersebut, bahwa kegiatan di lokasi atas keterangan dari salah satu warga, bahwa ada aktifitas memberikan brosur produk di pinggir jalan saat kendaraan sedang melaju," imbuh Subandi.
Menurut informasi masyarakat, kata Kabid Penegak Perundang Undangan Daerah Satpol PP Siak tersebut, saat memberikan brosur itu, tangan mereka (sales) menggapai gapai untuk memberikan brosur kepada pengguna jalan yang melintas tepat didepan sekelompok sales itu.
"Menurut saya, ini agak sedikit berbahaya mereka berusaha menghentikan kenderaan yang lewat, sehingga membahayakan pengguna jalan, dan sales itu sendiri," tuturnya menirukan bahasa masyarakat tersebut.
Aktifitas ini alangkah baiknya, tidak dilakukan saat para penguna jalan sedang memacu kendaraannya. Subandi menjelaskan, selain berbahaya bagi para pengendara, juga berbahaya bagi mereka (sales) itu sendiri.
"Kalaulah tidak berhati hati, dan waspada akibatnya dapat tersenggol kendaraan. Karena hal itu, juga mengganggu konsentrasi pengendara," tutupnya.(*r/pp)