Buat Warga Bingung

Menyala Sampai 10 Hingga 15 Menit, Masyarakat di Kabupten Bengkalis Berjemur di Lampu Merah

Datariau.com
817 view
 Menyala Sampai 10 Hingga 15 Menit, Masyarakat di Kabupten Bengkalis Berjemur di Lampu Merah
Setiap harinya warga harus berjemur di lampu Merah Kabupaten Bengkalis

BENGKALIS, datariau.com - Masyarakat Bengkalis bingung ketika melihat sejumlah lampu merah di Kabupaten Bengkalis setiap berhenti harus menunggu sampai 10 hingga sampai 15 menit. 

Sehingga membuat masyarakat Bengkalis gerah, karena harus menunggu lama dan berjemur di lampu merah untuk menunggu lampu hijau menyala kembali.

Masyarakat Bengkalis, Abeng kepada Datariau.com, Selasa (28/5/2019) mengatakan, seharusnya orang Dishub Kabupetn Bengkalis mikir, dan secepatnya dilakukan perbaikan lampu merah tersebut. "Ini sampai 10 dan 15 menit orang berjemur di lampu merah, Kesian sekali masyarakat menunggu lama, apakah mereka tidak melihat," katanya.

Menurutnya, kalau lima menit bolak balik lampu merah diatur itu tidak apa-apa, supaya orang itu cepat lewat dan tidak menunggu begitu lama. "Ini tidak, Kok macam Intranasional kali harus lama  hidup lampu merahnya. Pada hal, kendaaran yang melintas tidak banyak. Dan tidak seperti padat di Kota Pekanbaru dan Kota besar lainya. Kalau di Kabupaten Bengkalis cukup 5 menit saja lampu merahnya," ujarnya.

Abeng menambahkan, adapun lampu merah yang meresahkan masyarakat di Simpang Rumbiah tandun, Simpang Ayani Hangtuah dan beberapa lampu merah yang ada di Kabupaten Bengkalis yang sangat menyusahkan masyarakat memakai sepeda motor. 

"Atas nama masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk segera melakukan perbaikan lampu merah tersebut. Karena sangat terlalu lama masyarakat berhenti dan berjemur di lampu merah untuk menunggu lampu hijau hidup," pintanya. 

Dalam berita ini, tim datariau.com berupaya untuk melakukan verifikasi berita kepada pihak-pihak terkait untuk menindak lanjut apakah betul lampu merah di Kabupaten Bengkalis membuat masyarakat bingun. (sul)

Penulis
: Redaksi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)