3 ABG Kuansing yang Turunkan Bendera Merah Putih Minta Maaf

Ruslan
360 view
 3 ABG Kuansing yang Turunkan Bendera Merah Putih Minta Maaf
Foto: Jekha

Teluk Kuantan, datariau.com - Video penurunan bendera merah putih di halaman kantor Bupati kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang dilakukan oleh 3 anak terdiri 2 laki laki dan satu perempuan yang sempat viral di akun facebook masyarakat Kuansing karena di dalam video tersebut terlihat hanya 3 anak yang sedang menurunkan bendera dengan menggunakan celana pendek dan pakaian sekedarnya, (17/08 /2021).

Penurunan bendera merah putih tersebut sempat heboh karena bertepatan dengan upacara HUT RI pada pagi harinya.

Ketiga anak tersebut masing-masing berinisial DM, NZ dan HF, merupakan warga masyarakat Kecamatan Kuantan Tengah.

Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata SIK MSi yang diwakili oleh Waka Polres Kuansing Kompol Antoni Lumban Gaol SH MH bersama Wakil Bupati Kuansing Drs H Suhardiman Amby AK MM, di ruangan kerjanya Rabu 18 Agustus 2021 sore, menerima kedatangan ketiga anak tersebut mendatangi Kantor Bupati Kuansing, yang kedatangan mereka untuk meminta maaf kepada Pemkab Kuansing dan seluruh masyarakat Indonesia terkait penurunan bendera yang tidak menjadi kapasitas mereka pada waktu itu, terang Waka Polres.

Menurut pengakuan salah satu anak bernama DM, bahwa mereka disuruh seseorang berinisial JK untuk menurunkan bendera.

"Kami pertama tak mau bang. Tapi JK terus menyuruh kami supaya menurunkannya. Katanya, ini sudah jam berapa? Dan dia bilang sudah melapor ke protokoler. Makanya kami turunkan," kata Dm.

Kemudian bendera diantar ke Pos penjagaan kantor Bupati sambil menyerahkan kepada salah satu petugas.

"Kami langsung pergi bang," kata DM.

Ketiga anak tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada Pemkab Kuansing dan seluruh rakyat Indonesia.

Mengutip apa yang disampaikan oleh pak Wabup Kuansing, Drs H Suhardiman Amby AK MM, bahwa sesuai petunjuk, penurunan bendera secara upacara ditiadakan.

"Penurunan bendera seyogyanya diturunkan oleh petugas yang sudah ditunjuk. Dan itu diturunkan setelah upacara virtual di Jakarta. Makanya petugas belum menurunkannya. Ternyata, adek-adek ini sudah menurunkan sebelum waktu penurunan," tutup Lumban Gaol. (jss)

Penulis
: Jekha Saqban Saputra
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)