Menjaga Etika Bisnis dan Profesi Seorang Akuntan di Masa Pandemi Covid-19

Ruslan
1.448 view
Menjaga Etika Bisnis dan Profesi Seorang Akuntan di Masa Pandemi Covid-19
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Menjaga Etika Bisnis dan Profesi Seorang Akuntan di Masa Pandemi Covid-19.

Dalam suatu perusahaan, tentu saja diisi oleh beragam profesi dan tentunya tiap profesi tersebut di samping dipegang oleh aturan internal dari perusahaan, mereka juga harus mengikuti kode etik yang tertera pada profesinya masing-masing guna menjaga kualitas, mengembangkan pengalaman dan kemampuanya untuk berkontribusi bagi perusahaan dan profesinya.

Disamping itu, keberadaan kode etik akan memastikan mereka untuk tidak melakukan kegiatan yang menyimpang dimana hal tersebut dapat merusak dan merugikan baik individu juga tempatnya bernaung. Hal tersebut perlu menjadi perhatian guna menghasilkan tenaga profesi yang profesional dan handal.

Seperti misalnya pada profesi akuntan. Keberadaan bagian ini cukup krusial yang mana merupakan jantung dari perusahaan itu sendiri.

Mereka harus merumuskan, memperhitungkan, dan menganalisa berbagai sistematika kerja khushnya arus finansial perusahaan.

Akuntan harus mampu menerjemahkan segala perhitunganya untuk dijadikan keputusan agar perusahaan dapat berjalan dengan baik.

Akuntan juga harus mampu mengelola sekecil apapun resiko yang ada guna meminimalkan kesalahan yang berdampak pada kegiatan produksi. Sebab hal tersebut akan berpengaruh pada kualitas yang dihasilkan yang nantinya dikonsumsi oleh masyarakat.

Dengan demikian, maka profesi akuntan ini wajib mentaati segala kode etik yang telah disusun pada Kode Etik Akuntan. Mereka boleh saja melakukan improvisasi pada kinerjanya sebab pada perjalanan suatu perusahaan, mereka harus bersikap fleksibel; terhadap perkembangan zaman sehingga segala pertimbangan yang direncanakan mesti berorientasi pada inovasi yang kreatif.

Kegiatan bisnis akan tenggelam bila mereka tidak memprediksikan mulai jauh-jauh hari apa yang akan terjadi dimasa depan sehingga dibuatkan perencanaan jangka panjang dengan covering plannya jika sesuatu terjadi seperti keadaan yang tidak terduga (pandemi).

Oleh karena itu, seorang akuntan harus mampu menjaga kualitasnya bagaimanapun situasi agar suatu perusahaan dapat mampu bertahan dari berbagai macam cobaan berat di masa mendatang. (*)

Penulis: Rislovi Mayolga dan Ria Ramadhani (Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau)

Dosen Pembimbing: Agustiawan, SE., M.Sc., Ak

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)