Ustadz Dr Ali Musri: Patrialis Akbar yang Aku Kenal

datariau.com
8.202 view
Ustadz Dr Ali Musri: Patrialis Akbar yang Aku Kenal
Foto: Fokusislam.com
Ustadz Dr Ali Musri Semjan Putra.

JAKARTA, datariau.com - Berikut ini adalah pandangan salah satu da'i nasional, Ustadz Dr Ali Musri Semjan Putra tentang sosok Patrialis Akbar. Artikel ini dikirimkan Ustadz Dr Ali Musri kepada Redaksi Fokus Islam, Ahad (29/1/2017).

Berikut tulisan lengkapnya

******************

Parialis Akbar yang Kukenal

Aku mulai mengenal beliau saat beliau menjadi Menteri Hukum dan HAM.

Saat itu beliau meminjamkan ruang pertemuan di kementerian beliau untuk kegiatan Pertemuan Dai se-Indonesia dengan seorang ulama Madinah Syeikh Prof Dr Abdurrazaq bin Abd Muhsin Al-Badr. Beliau memberikan sambutan dengan isi pidato yang menggambarkan bahwa jabatan adalah amanah dari Allah dan akan dipertanggujawabkan di akhirat. Saat itu  Syeikh Abdurrazzaq memberi apresiasi kepada sang menteri dengan doa semoga menjaga beliau dan memberi keberkahan dalam tugas beliau.

Saat itu sang menteri Patrialis Akbar menyampaikan sebuah program kerja yaitu mengirim para dai dan guru ngaji ke lapas-lapas se Indonesia. Bahkan beliau berharap akan lahirnya para penghafal Al Quran dari lapas-lapas atau dengan bahasa lain, ingin menjadikan lapas sebagai pondok pesantren yang melahirkan para penghafal Al Quran.

Kemudian pada tahun kedua jabatan beliau di Kementerian Hukum dan Ham, beliau mengundang saya sebagai narasumber untuk memberi siraman rohani kepada para pegawai di kementerian beliau dengan topik “Bagaimana Menjadi Pegawai yang Amanah”.

Beliau ikut hadir secara langsung sampai pembahasan berakhir. Beliau betul-betul menyimak dengan seksama. Kemudian kami shalat Jum'at di masjid Kementerian Hukum dan Ham, lalu setelah itu beliau mengajak makan siang bersama di ruangan beliau.

Hari-hari berlalu, persahabatan pun semakin erat dalam berbagai momen kami sering berjumpa terutama dalam acara tabligh akbar atau dalam seminar. Bahkan beliau mensuport beberapa yayasan pendidikan yang kami asuh.

Bahkan isteri beliau memberi beasiswa untuk empat orang mahasiswa saya yang datang dari Sumatera Barat. Beberapa anak dari Indonesia Timur juga diberi beasiswa oleh istri beliau.

Bahkan kami sempat menjadi narasumber bersama dalam beberapa acara tabligh akbar penanggulangan terorisme dan radikalisme di beberapa kota di Indonesia.

Kadangkala kami juga bertemu saat sama-sama melaksanakan umroh ke tanah suci.

Sepanjang yang kami kenal, beliau orangnya jujur, tulus tidak memilih orang dalam bergaul. Terakhir kami berjumpa di lantai dasar tower zam-zam di kota Makkah tanpa disengaja saya melihat menyuruh putera beliau untuk memberi uang kepada seorang ibu-ibu yang mengaku dari palestina.

Dalam beberapa perbincangan beliau sudah punya firasat yang tidak baik tentang posisi beliau sebagai hakim MK. Beliau merasa sedang menjadi target dari orang-orang yang tidak suka terhadap kejujuran beliau dalam menyuarakan kebenaran.

Semoga Allah memberi ketabahan dan kesabaran kepada beliau dan kepada keluarga beliau. Semoga selalu memberikan pertolongan untuk orang-orang yang jujur.

Editor
: Ummu SH
Sumber
: Fokusislam.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)