Sajak Anak Riau

Dengan Puisi Aku Bercerita

datariau.com
2.438 view
Dengan Puisi Aku Bercerita
Foto: Famindonesia
ILUSTRASI: Lukisan pemandangan desa.

Dengan puisi aku bercerita
di dalam remang cahaya lampu aku mulai merangkai kata kata
dan ku tulis bait demi bait
lalu ku pilih kenangan yang ada

Hingga aku ingat saat tumbuh di negeri tercinta
negeri riau yang kaya
bagian dari surga nya indonesia
tapi aku tidak ingin bercerita tentang kekayaan alamnya

Tidak juga tentang adat dan budaya nya
atau tentang ke ramah-tamahan penduduk nya
cukuplah cerita tentang itu kau dapatkan pada dongeng-dongeng di buku sejarahmu

Aku juga tidak ingin bercerita tentang pejabat, pegawai
atau orang-orang yang suka korupsi dana APBD, ADD atau dana-dana yang lain nya
karena aku ini hanyalah rakyat kecil
mana mungkin aku bisa menghakiminya

Aku hanya ingin bercerita tentang aku
yang di takdir kan Tuhan terlahir di tanah Riau ini
di sebuah desa terpencil
dari sekian banyak desa terpencil lainnya

Aku teringat saat Ibu menjebloskan ku ke dalam sekolah
bertahun-tahun aku belajar tata bahasa yang baik dan benar
hanya untuk sekedar mengucapkan kata Merdeka dengan polosnya
kala itu, setiap pagi aku bersemangat berangkat sekolah

Dengan sandal jepit aku melewati jalan basah dan berlumpur
sering kali seragam sekolah yang ku pakai kotor
terkena cipratan lumpur dari sendal jepit di kaki ku
sesekali aku menyapu muka ku

Dari keringat yang bercucuran
akibat terik nya matahari menyengat kepala ku
tak jarang juga buku buku yang ku masukkan kedalam tas
yang setiap hari ku gendong basah

Karena deras nya hujan mengguyur tubuhku
aku ini adalah gambaran dari rata rata anak Daerah di negeri ini
anak daerah yang terisolir dan terkontaminasi oleh anak daerah sebelum nya
yang menikmati kehancuran dari segala sisi

Lalu akhirnya terpaksa mengikuti jejak-jejak yang ter tinggal
namun realita di negeri ini tidak untuk kita tangisi
tidak untuk kita ratapi
tidak juga untuk kita pesimissi

Melainkan untuk kita perjuangkan
kita robohkan congkak nya penindasan
kita genggam butiran-butiran masa depan
kita suarakan tetesan-tetesan inspirasi

Dan kita kobaran percikan-percikan ambisi
untuk sebait dari keringat darah Pahlawan
sebagai pengabdian dari putra-putri daerah
hingga Riau terus bangkit
Hingga Riau terus maju.

Rokan Hilir, 1 Oktober 2017
Oleh: Ade Danurizal
Lahir: 20 Maret 1995
Alamat: Tj. Leban, Kec. Kubu, Kab. Rohil

Penulis
: Ade Danurizal
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:Puisi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)