Ratusan Warga Rusak Fasilitas Vaksinasi, Legislatif Salahkan Pemerintah

Ruslan
816 view
Ratusan Warga Rusak Fasilitas Vaksinasi, Legislatif Salahkan Pemerintah
Ratusan warga Aceh mengamuk dan merusak vasilitas vaksinasi. ©2021 Merdeka.com/Alfath Asmunda

DATARIAU.COM - Aksi ratusan warga Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, yang mengamuk dan merusak fasilitas gerai vaksinasi Covid-19 di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Susoh, mendapat sorotan publik.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh menyebut pemerintah setempat salah dalam strategi sosialisasi untuk merangkul masyarakat agar mau disuntik vaksin.

"Pendekatan yang dilakukan tidak dengan cara persuasif dan tidak didasari semangat kearifan lokal yang dimiliki di daerah setempat. Ini strategi pemerintah yang salah dan keliru," kata Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin, Rabu (29/9).

Dia menuturkan, petugas kesehatan yang diutus pemerintah seharusnya melakukan pendekatan terlebih dahulu melalui kepala desa atau pengelola PPI Ujong Serangga sebelum melakukan vaksinasi di lokasi itu.

Petugas juga harus cakap menjelaskan dengan bahasa yang tepat soal vaksinasi Covid-19 tanpa terkesan memaksa. "Untuk apa harus dipaksa-paksa? masyarakat jangan dipaksa," ujarnya.

Safaruddin juga menilai pemilihan lokasi vaksinasi di PPI Ujong Serangga tersebut kurang steril untuk dilakukan penyuntikan vaksin. Menurutnya, pemerintah setempat bisa menyuntikkan vaksin di puskesmas atau meunasah (musala).

Meunasah, secara kearifan lokal, tak hanya tempat untuk beribadah, melainkan juga jadi salah satu pusat segala kegiatan masyarakat Aceh pada umumnya.

"Bukan malah dengan mendatangi langsung PPI Ujong Serangga, sehingga masyarakat yang ingin beli ikan merasa takut. Sebab, ini berdampak terganggunya perputaran ekonomi masyarakat nelayan," ungkapnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)