Putaran Kedua Pilkada DKI, Ahok Diprediksi Keok

datariau.com
1.988 view
Putaran Kedua Pilkada DKI, Ahok Diprediksi Keok

JAKARTA, datariau.com - Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, dengan menyandang status kuda hitam dan hanya diusung oleh dua partai, Gerindra dan PKS, dalam pilkada DKI Jakarta 2017, pasangan nomor urut 3 Anies-Sandi terbukti mampu meraih perolehan suara yang fantastis dengan berada di urutan kedua hasil quick count sementara.

Dengan perolehan Agus-Silvi 16,7%, Basuki-Djarot 43,2%, Anies Sandi 40,1%, hal ini tidak lepas dari peran Prabowo dan partai koalisinya PKS yang mampu membuktikan kematangan dalam menyusun strategi politik dalam pilkada DKI Jakarta 2017.

“Hasil seperti ini merupakan prediksi awal, bahwa Pilkada DKI akan berjalan dua putaran, dan sudah dipastikan akan diisi oleh Ahok-Djarot dan Anies-Sandi. Dengan komposisi seperti ini tampaknya Anies-Sandi akan memperoleh keuntungan dengan berpindahnya suara pendukung Agus-Sylvi, dengan alasan mayoritas penduduk Jakarta menginginkan perubahan dan ditambah banyaknya warga Jakarta yang kecewa atas kebijakan-kebijakan pemimpin sebelumnya,” kata Jajat memprediksi, Rabu (15/2/2017).

Jajat menilai, secara perhitungan politik sangat wajar dalam putaran pertama Basuki-Djarot mampu unggul, mengingat pengaruh dan dukungan besar dari partai politik pengusungnya PDIP, Golkar, Nasdem dan Hanura.

Namun, jumlah tersebut tidaklah maksimal mengingat total koalisi partai pendukung Basuki-Djarot di Jakarta adalah 49%, belum lagi ditambah dengan dukungan para relawan teman Ahok yang jumlahnya lebih dari 1 juta. Dengan jumlah dukungan sebesar itu, seharusnya Basuki-Djarot menang mudah dalam satu putaran.

“Menyusutnya dukungan Basuki-Djarot yang hanya mengantongi 43,2% dalam putaran pertama dipengaruhi faktor ketidakpuasan atas kepemimpinan Basuki-Djarot dan status hukumnya sebagai terdakwa penista agama. Sementara itu dalam putaran kedua nanti pasangan Anies-Sandi yang mengantongi suara 40,1% berpotensi mendapatkan tambahan suara dari pendukung pasangan Agus-Sylvi yang menginginkan pemimpin baru di Jakarta,” tutup Jajat. (rls)

Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Ahok
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)