Maju Lewat Partai, Ahok Kecewakan Satu Juta Warga Jakarta

datariau.com
1.346 view
Maju Lewat Partai, Ahok Kecewakan Satu Juta Warga Jakarta
Basuki T Purnama alias Ahok.

JAKARTA, datariau.com - Basuki T Purnama alias Ahok telah menyakiti perasaan satu juta warga Jakarta yang menyerahkan KTP untuk mendukung pencalonannya melalui jalur perseorangan. Pasalnya, gubernur DKI Jakarta itu malah memutuskan maju lewat jalur partai politik.

"Ya, saya hanya bisa bilang Astagfirullah. Teganya ia melukai hati para pemberi satu juta KTP dukung Ahok," kata Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Syarif, dikutip Jpnn, Rabu (27/7/2016).

Menurutnya, keputusan Ahok maju melalui partai politik sebenarnya tidak mengagetkan. Sejak jauh-jauh hari sudah bisa diprediksi bahwa Ahok tidak serius berniat maju melalui jalur independen.

Namun, lanjut dia, karena warga yang telah memberi dukungan sangat banyak, perlu ada suatu bentuk pertanggungjawaban dari Ahok. Syarif sependapat dengan salah satu pendiri Teman Ahok, Singgih Widyastomo yang sebelumnya meminta Ahok memberikan penjelasan kepada para penyumbang KTP.

"Singgih kan sudah bicara seperti itu. Tapi ternyata tidak dilakukan. Malah Teman Ahok menyatakan dengan rela dan sepihak menyerahkan pilihan kepada Ahok melalui jalur partai politik seperti ini," ujarnya.

Syarif pun mengingatkan, besarnya dukungan agar Ahok maju secara independen tak lepas dari persepsi negatif ke partai politik. Sekarang, lanjutnya, keputusan Ahok pindah jalur malah bakal semakin memperburuk persepsi tersebut.

Karena itu, Syarif benar-benar memberi penjelasan yang bisa memuaskan masyarakat mengenai keputusannya. "Lah sekarang malah pilih jalur partai politik. Ya distrust (ketidakpercayaan) kepada partai politik tambah dipertanyakan. Malah bertambah lagi ini namanya," tukasnya.

Memang dari awal, langakah Ahok yang ingin maju lewat jalur independen dinilai tidak serius, bahkan beberapa pihak sudah menduganya jauh-jauh hari.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau yang lebih dikenal dengan sapaan Haji Lulung berjanji akan memotong telinganya jika Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berani maju melalui jalur independen.

"Saya mau iris ini, kuping saya, kalau dia mau ke independen," ujar Lulung, dikutip bankapos, Sabtu (25/6/2016).

Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)