Hutan Kota, Persinggahan yang Tidak Terurus

datariau.com
3.104 view
Hutan Kota, Persinggahan yang Tidak Terurus
Noviyanti Gultom
Hutan Kota yang tampak tidak terurus, sampah ada dimana-mana.

PEKANBARU, datariau.com - Bagi sebagian orang, hari libur merupakan hari yang menyenangkan. Sebab di hari itulah mereka dapat beristirahat dari rutinitas yang Dihadapi selama 6 hari. Namun ada juga yang menjadikan hari libur sebagai hari yang membosankan sebab mereka akan mengurung diri di dalam rumah tanpa adanya aktivitas yang bisa dilakukan di luar rumah, kecuali jika mereka ingin berlibur, maka hari libur akan menjadi hari yang menyenangkan.

Pekanbaru merupakan kota yang minim akan tempat liburan, tidak heran jika libur tiba penduduk Pekanbaru lebih memilih untuk berlibur ke wilayah di luar Pekanbaru seperti Padang Sumatera barat.

Terkadang masyarakat menginginkan tempat yang tidak hanya dikelilingi oleh gedung-gedung besar, melainkan menginginkan tempat terbuka yang dirasa lebih dekat dengan alam nan asri dan hijau.

Hutan Kota merupakan hutan yang terletak di tengah Kota Pekanbaru tepatnya di Jalan Diponegoro, Suka Mulya kota Pekanbaru, merupakan salah satu hutan kota yang hingga saat ini masih dikunjungi oleh masyarakat.

Meskipun keadaan hutan kota memprihatinkan seperti sudah tidak terurus lagi, namun masih banyak masyarakat yang singgah dan berkeliling di hutan kota tersebut.

"Sekalian mampir tadi, saya baru pulang dari acara kondangannya teman, jadi berhubung masih belum terlalu sore, saya dan teman-teman singgah dulu di sini dan ini baru perdana, baru pertama kali masuk ke hutan kota, ternyata kondisinya yah beginilah sampah dimana-mana," ucap Jumadi Awal (21), salah seorang pengunjung hutan kota saat ditemui sedang berkeliling di sekitar hutan kota pada Ahad (21/5/2017).

Sampah yang berupa daun-daun kering, bungkus makanan, dan botol-botol minuman memenuhi setiap sisi hutan, padahal di setiap sisi hutan sudah disuguhi tempat sampah. Bukan hanya itu, fasilitas umum seperti toilet juga tidak berfungsi dengan baik, selain mengeluarkan bau tidak sedap, bak air yang ada di sana juga masih dalam keadaan kosong, padahal tidak sedikit pengunjung yang ingin menggunakan toilet saat berkunjung ke hutan kota tersebut.

Semoga pemerintah segera memberikan perhatian terhadap hutan kota tersebut, melihat banyaknya pengunjung yang masih mau berkunjung ke sana, tidak menutup kemungkinan kedepannya hutan kota bisa menjadi salah satu hutan yang dapat menyenangkan hati para pengunjungnya jika dibenahi lebih baik lagi dari kondisi yang sekarang.

Penulis
: Noviyanti Gultom
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)