HHCL Korea Perkenalkan Teknologi Dihadapan Bupati Siak, Bertujuan Agar Dapat Bekerjasama dengan Perusahaan Daerah di Siak

Hermansyah
1.015 view
HHCL Korea Perkenalkan Teknologi Dihadapan Bupati Siak, Bertujuan Agar Dapat Bekerjasama dengan Perusahaan Daerah di Siak
Ist
Syamsuar saat hadiri pertemuan dengan perusahaan asal Korea untuk jalin kerjasama, di Gedung Surya Dumai Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Hansung Heavy Co Ltd lakukan persentasi dihadapan Bupati Siak Syamsuar, tentang Research dengan Tema Development Of Well Workover and Stimulation Technology, dilaksanakan bertempat di Kantor BSP, LT 6 Gedung Surya Dumai Pekanbaru, Selasa (8/8/2017).

Pertemuan antara Riset Korea dan PT Bumi Siak Pusako (BSP), serta unsur Pemerintah Kabupaten Siak hadiri oleh Amin Budiyadi, Kepala Bagian Ekonomi Arifin, beberapa pihak diantaranya Hansung Heavy Co Ltd yang diwakili oleh Jeongho Cho selaku Wakil Presiden, dan Richard CG Lee (Head of Technology) Pohang Techno Park yang diwakili Seong Hoon Lee, Perwakilan Unri Ir Rosyadi Selaku Pembantu Rektor III dan dari PT Bumi Siak Pusako Bismantoro Prabowo selaku Direktur Utama.

Selain itu, Hansung memaparkan potensi kerjasama Riset antara PT BSP dengan Universitas Islam Riau, yang akan dilakukan dengan Topik antara lain seperti Development Of Well Workover and Stimulation Technology For Enhancing Low Productivity Wells, Pipe Diagnosis System. Proyek riset ini akan di danai sepenuhnya oleh Pemerintah Korea.

Presentasi yang dilakukan oleh Hansung Heavy Co Ltd bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan teknologi Hansung, sehingga nantinya bisa dilakukan kerjasama melalui Riset dengan pihak Perusahan Daerah yang ada di Siak, terhadap pengelolaan dibidang Minyak dan Gas dengan tujuan agar kedepan lebih bisa baik, dalam meningkatkan produksi Migas yang ada di Riau, melalui teknologi yang diperkenalkan oleh pihak Hansung Heavy Co Ltd dari Korea.

Pada pertemuan tersebut, Bupati Siak Syamsuar didampingi Dewan Komisaris dan Dirut PT BSP, memaparkan tentang Potensi Kawasan Industri Tanjung Buton yang ada di Kabupaten Siak, menurut ia sesuai Perpres 58 Tahun 2017, Kawasan Industri Tanjung Buton telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional, itu juga berkaitan dengan letaknya sangat strategis yang mempunyai 3 kalur menuju Selat Malaka.

"Telah dibangunnya dermaga dengan dana APBN Kementerian Perhubungan. Pada saat ini sudah ada kerjasama 3 BUMD Kabupaten Siak dengan investor Nasional, seperti Bosowa Corporindo," terang Syamsuar.

Syamsuar juga mengatakan, untuk saat ini sudah di alokasikan berupa lahan untuk industri guna penunjang Migas. Sehingga nantinya apa yang telah dijelaskan, pihak Hansung Heavy Co Ltd tertarik untuk melakukan riset guna pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)