Warga Pelalawan Ini Serahkan Sepasang Beruang Madu Peliharaannya ke BBKSSA Riau

datariau.com
1.181 view
Warga Pelalawan Ini Serahkan Sepasang Beruang Madu Peliharaannya ke BBKSSA Riau
Riauterkini.com

PEKANBARU, datariau.com - Kesadaran masyarakat tentang undang undang perlindungan satwa semakin meningkat. Kali ini Adi (28 tahun) warga Desa Sungai Buluh, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan dengan sukarela menyerahkan dua ekor beruang (Helarctos Malayanus) kepada Balai Besar KSDA Riau, Senin (26/2/2018).

Kedua beruang tersebut berumur sekitar 4 tahun, berjenis kelamin jantan dan betina. Penjemputan kedua beruang dilakukan oleh Tim yang dipimpin oleh Murmaiddin Putrapper, Polisi Kehutanan pada Balai Besar KSDA Riau.

Menurut keterangan Adi, satwa tersebut diperolehnya pada saat dirinya melakukan pembersihan kebun sawit di Bunut sekitar tiga tahun yang lalu. Saat ditemukan beruang masih sangat kecil dan ditinggalkan oleh induknya.

Humas BBKSDA Riau Dian Indriati mengatakan, bahwa BBKSDA Riau terus mensosialisasikan aturan satwa dilindungi, yaitu UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan PP No 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

"Balai Besar KSDA Riau menghimbau kepada masyarakat agar tidak menangkap dan atau memburu binatang liar di hutan untuk iseng, hobby, kesenangan atau diperjualbalikan. Karena hal ini bertentangan  dengan UU No. 5 Tahun 1990 dimana pada Pasal 40 bagi yang melanggar dapat dipenjara  paling lama 5 tahun dan atau denda paling banyak 100 juta rupiah," terang Dian.

Perlu diketahui bersama, tambah Dian, satwa merupakan penyeimbang ekosistem kehidupan alam disamping satwa liar memiliki penyakit bawaan yang bersifat zoonosys atau menular pada manusia. Oleh sebab itu kepada masyarakat yang menemukan dan atau masih memelihara satwa liar agar menyerahkan kepada petugas Balai Besar KSDA Riau melalui Call Center Nomor 081374742981 untuk dilepasliarkan ke habitatnya.

Editor
: Angga
Sumber
: Riauterkini.com
Tag:beruang
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)