TUALANG, datariau.com - Terhambat masalah keuangan, pengerjaan tangki Septic tidak selesai yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 ini. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak melalui Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman (PU Tarukim) telah merealisasikan pembangunan Enam unit Tangki Septic Komunal dengan Media Bakteri 10-20 KK di tiga kecamatan.
Enam unit Tangki Septic penampung kotoran manusia tersebut dibangun di Kecamatan Tualang , di Kecamatan Minas dan di Kecamatan Kandis masing-masing dua unit. Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dinas PU Tarukim Siak H Irving Kahar Arifin melalui Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Pemukiman H Khaidir Fitri, Selasa (03/10/2017) sore, dikutip Datariau.com dari Infosiak.com.
"Alhamdulillah, pada tahun 2017 ini kita telah merealisasikan pembangunan Tangki Septic sebanyak Enam unit untuk di Tiga kecamatan, yakni di Tualang, Minas, dan Kandis, yang mana seluruh kegiatan tersebut dibiayai melalui dana DAK, sedangkan sistem pengerjaannya dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat," terang H Khaidir Fitri.
Dari keenam unit Tangki Septic Komunal yang telah dibangun itu, Dua unit diantaranya (yang di Kecamatan Tualang) saat ini pengerjaannya sudah mencapai sekitar 85 Persen. Keterlambatan penyelesaian pekerjaan tersebut disebabkan karena faktor keuangan. Sehingga pada beberapa waktu lalu sempat disebut-sebut bahwa pengerjaan Tangki Septic di Tualang itu terbengkalai alias tidak rampung.
"Tidak benar Jika ada yang menyebut bahwa pengerjaan Tangki Septic di Tualang itu terbengkalai, keterlambatan pengerjaan Tangki Septic itu karena adanya penundaan pada proses pencairan/pembayaran tahap III oleh Pemerintah Pusat. Sehingga masyarakat yang melaksanakan pekerjaan belum bisa merampungkannya, namanya juga pekerjaan swakelola/swadaya, kalau pembayarannya lambat tentulah pengerjaannya juga akan ikut lambat," lanjutnya.
Dikatakannya, semestinya dengan telah tercapainya progress 85 Persen pekerjaan, maka pembayaran/pencairan untuk kegiatan tersebut sudah bisa 100 Persen. Namun kenyataannya sampai hari ini Pemerintah Pusat belum juga mencairkan pembayaran tahap III untuk pengerjaan Tangki Septic di Kecamatan Tualang itu.
"Secara global, untuk kegiatan/pembangunan Tangki Septic di Tiga kecamatan itu, terhitung per 11 September 2017 lalu, untuk progress fisik sudah mencapai 56,92 Persen, sedangkan untuk keuangan baru mencapai 53,79 Persen. Meski demikian, jika dibandingkan dengan Kabupaten/Kota yang lain, pencapaian progres untuk pekerjaan yang ada di Kabupaten Siak merupakan yang paling tertinggi," lanjutnya.
Pihak Dinas PU Tarukim Kabupaten Siak, selaku Instansi Pemerintah yang menangani masalah pembangunan Tangki Septic Komunal di Kabupaten Siak itu memastikan, seluruh pengerjaan Tangki Septic akan rampung sebelum memasuki akhir tahun 2017. Dan berharap pada tahun 2018 mendatang Pemerintah Pusat bisa kembali mengalokasikan anggaran untuk mengabulkan seluruh usulan yang diajukan oleh Pemda Siak, demi pencapaian terwujudnya masyarakat sejahtera dan lingkungan sehat di wilayah Kabupaten Siak.