Mayat Pria Ditemukan di Sungai Gayan Kuansing

datariau.com
1.419 view
Mayat Pria Ditemukan di Sungai Gayan Kuansing
Windy
Foto=foto di TKP.

KUANSING, datariau.com - Telah ditemukan mayat laki-laki bernama Unung Kuswandi (45) di Sei Gayan Desa Petai Kecamatan Singingi Hilir. Diduga korban tenggelam saat penyakit ayannya kambuh ketika memancing di pinggir sungai tersebut, Jum'at (14/4/2017) sekira pukul 13.45 WIB.

"Menurut keterangan beberapa saksi, salah satunya Bambang menjelaskan, penemuan mayat tersebut berawal setelah korban istirahat menyemprot rumput, korban memancing di tepi sungai Gayan dan pada saat penyakit ayan korban kambuh, korban terjatuh ke sungai. Karena ditemukan pancing, dan ikan yang terletak di dalam ember di TKP," terang Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang SIk MH dikonfirmasi datariau.com melalui Kasub Bag Humas Polres Kuansing AKP G Lumban Toruan, Ahad (16/4/2017).

Dijelaskannya, bahwa pada Jum'at tanggal 14 April 2017 itu sekira pukul 07.30 WIB korban bekerja menyemprot rumput di kebun sawit milik Alimi di Gayan Desa Petai. Sekira pukul 13.00 WIB Bambang(saksi 1) yang bekerja bersebelahan dengan korban memanggil korban, tetapi korban tidak menyahut.

"Kemudian Bambang mencari korban dimana tempat korban bekerja lalu ditemukan korban berada di dalam sungai dengan posisi miring ke kiri dan kepala agak ke bawah," urainya.

Selanjutnya Bambang memanggil Buyung (saksi 2) yang bersebelahan dengan kebun tempat korban bekerja. Kemudian kedua orang saksi langsung mengangkat korban, setelah diangkat ditemukan korban sudah meninggal dunia. Lalu kedua saksi langsung memanggil pemilik kebun Alimi kemudian melaporkan ke Polsek Singingi Hilir dan masyarakat untuk minta pertolongan.

Hingga pukul 13.20 WIB tujuh orang Personil Polsek Singingi Hilir tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP, mencatat saksi kemudian membawa korban ke Pukesmas Koto Baru untuk keperluan visum et revertum.

Selanjutnya Kanit Reskrim Ipda Faisal Aiza SH melakukan koordinasi dengan anak dan keluarga korban dengan hasil bahwa keluarga korban menerima dan tidak akan menuntut terhadap siapapun atas musibah yang telah menimpah korban, karena sudah mengetahui bahwa korban mengidap penyakit ayan dan  setelah melihat hasil visum dari dr Eka Saputri yang merupakan dokter Puskesmas Desa Koto Baru yang menjelaskan tidak adannya ditemukan tanda akibat kekerasan di tubuh korban.

Penulis
: Windy
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)